Breaking News:

Rokaya Akhirnya Pulang Ke Indramayu

Rokaya TKW Asal Indramayu Dijemput Keluarga di Wisma Atlet, Akhirnya Tiba di Kampung Halaman

TKW asal Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur tersebut sudah selesai menjalani karantina di Wisma Atlet dan kini sudah diperbolehkan pulang

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Dok. SBMI
Rokaya, TKW asal Indramayu saat berkunjung ke Kantor BP2MI, Kamis (13/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Rokaya (40) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Kabupaten Indramayu pulang ke rumah, Kamis (13/1/2022) malam.

TKW asal Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur tersebut sudah selesai menjalani karantina di Wisma Atlet dan kini sudah diperbolehkan pulang ke Kabupaten Indramayu.

Sebelum pulang ke rumah, Rokaya sempat berkunjung dahulu ke Kantor Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia Dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), dan Sekretariat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Nasional.

Rokaya ingin mengucapkan langsung terima kasihnya seusai pemerintah membantu kepulangannya ke tanah air dari Arbil, Irak.

"Alhamdulillah akhirnya saya bisa kembali berkumpul dengan keluarga, rasanya senang banget," ujar Rokaya di kantor Direktorat PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Ahok Nangis Ibunya yang TKW Akhirnya Pulang, Siapkan Gombyang Manyung Sambut Rokaya di Indramayu

Sementara itu, Koordinator Dept Advokasi SBMI Nasional, Juwarih mengatakan, di kedua kantor perlindungan PMI itu, Rokaya menyampaikan banyak terima kasih.

Mengingat, berkat bantuan pemerintah, ia bisa pulang dan dibebaskan dari denda yang mesti ditanggungnya, sekitar Rp 50 juta.

Masih pada kesempatan itu, Rokaya juga diingatkan agar kejadian yang menimpanya di Arbil, Irak bisa menjadi pelajaran berharga, termasuk bagi Calon PMI lainnya yang hendak ke luar negeri.

Para Calon PMI diminta untuk menghindari praktik penyaluran tenaga kerja migran secara unprosedural guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved