Breaking News:

Oknum ASN Kabupaten Cirebon Dilaporkan Pengacara ke Polres Kuningan, Diduga Berbuat Asusila di Hotel

Oknum ASN Kabupaten Cirebon diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap Bunga (18), nama samaran , warga Kabupaten Cirebon.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
shutterstock
ILUSTRASI tindak asusila 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Oknum ASN Kabupaten Cirebon berinisial S (54) yang bekerja di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cirebon diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap Bunga (18), nama samaran , warga Kabupaten Cirebon.

Pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu pun \akhirnya melaporkan terduga oknum ASN itu ke Mapolres Kuningan.

"Iya, kami dari pihak keluarga korban melakukan pelaporan atas dugaan tindak asusila terhadap korban," ungkap  Qorib, pengacara pihak keluarga korban, saat ditemui di Mapolres Kuningan, Jum'at (7/1/2022).

Baca juga: Gadis 10 Tahun Diajak Jalan-jalan Naik Angkot Lalu Dicekoki Miras dan Dirudapaksa 10 Pria di Cianjur

Baca juga: Aa Gym Buka Suara Soal Banyaknya Kasus Rudapaksa Santri di Lembaga Pendidikan Agama atau Pesantren

Setelah mengumpulkan keterangan dari korban yang didampingi keluarga, Qorib menilai perbuatan itu sangat tidak baik dilakukan oknum ASN tersebut. "Perbuatan oknum ASN tidak baik, apalagi terduga sebagai pejabat di sektor pendidikan harusnya memberikan nilai kebaikan," ujarnya.

Walau terduga pelaku dan korban merupakan warga Kabupaten Cirebon, Qorib mengatakan, pihak keluarga melaporkan ke Polres Kuningan, karena lokasi tempat tindakan asusila terhadap korban itu dilakukan di salah satu hotel di Kuningan.

"Baik, kami lakukan pelaporan ke Polres Kuningan. Karena, terduga itu melakukan tindak kurang di salah satu hotel di Kuningan ," katanya.

Diketahui kejadian hingga membuat korban alami turun mental alias depresi, itu terjadai pada 23 Desember 2021.

"Dari waktu kejadian, kami mendampingi pihak keluarga korban hingga sekarang dan semua perkara sudah ditangani petugas kepolisian," katanya.

Saat ini, kata Qorib, korban ditempatkan di suatu tempat untuk memulihkan mental korban sendiri. "Korban sekarang ada di tempat husus. Kemudian dari lembaga pemerintah juga sudah bersiap memberikan pelayanan serta pendampingan juga," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved