Breaking News:

Aa Gym Buka Suara Soal Banyaknya Kasus Rudapaksa Santri di Lembaga Pendidikan Agama atau Pesantren

Aa Gym ini mengatakan, kurang adil jika masyarakat menilai negatif semua lembaga pendidikan keagamaan atau pesantren hanya dari kasus Herry Wirawan.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman
Aa Gym bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, di Kantor Kanwil Kemenkumham, Jalan Jakarta, Jumat (6/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Dai kondang, Abdullah Gymnastiar turut berkomentar terkait kasus Herry Wirawan (36), terdakwa yang melakukan rudapaksa terhadap 13 siswa. 

Dai yang akrab disapa Aa Gym ini mengatakan, kurang adil jika masyarakat menilai negatif terhadap lembaga pendidikan keagamaan atau pesantren hanya dari kasus Herry Wirawan

"Indonesia Pesantren sangat banyak dan yang melakukan kebaikan sangat banyak, menjadi kurang adil kalau satu-dua yang melakukan kurang baik ini menilai buruk terhadap pesantren," ujar Aa Gym, saat ditemui di Kantor Kanwil Kemenkumham, Jalan Jakarta, Jumat (6/1/2022). 

Aa Gym pun turut mengecam perbuatan keji yang dilakukan Herry Wirawan.

Aa Gym bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, di Kantor Kanwil Kemenkumham, Jalan Jakarta, Jumat (6/1/2022).
Aa Gym bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, di Kantor Kanwil Kemenkumham, Jalan Jakarta, Jumat (6/1/2022). (Tribunjabar.id/Nazmi Abdurrahman)

"Namun demikian, benar-benar perbuatan hina ini tidak boleh terjadi, apalagi di lembaga yang  mengajarkan akhlak. Mudah-mudahan ini menjadi peringatan bagi siapapun agar jangan sampai menghianati amanah," katanya. 

Bagi dia, Herry Wirawan adalah oknum yang tidak paham tentang Islam. 

"Kalau ada oknum seperti itu, dia tidak mengerti sama sekali ajaran Islam, karena yang paham akan terbukti dari akhlaknya," katanya. 

Kasus dilakukan oleh Herry, kata dia, harus menjadi peringatan bagi semua lembaga pendidikan agar tidak terulang lagi. 

"Semoga kita semua bisa mengambil hikmah, dan tidak terjadi lagi keburukan dilembaga manapun" ucapnya. 

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo menambahkan, saat ini Herry Wirawan masih ditahan di rumah tahanan (Rutan) Kebonwaru Bandung. 

Selama berada di rutan, kata dia, Herry diperlakukan sama dengan napi lainnya dan tidak ada yang dibedakan. 

"Yang bersangkutan tidak ada hal yang istimewa dalam perlakuan di dalam rutan, sama rata seperti napi napi lainnya. Kondisi sehat, prilaku nya dalam rutan biasa biasa saja dan normal seperti napi lainnya," ujar Sudjonggo.

Baca juga: Kok Korban Rudapaksa Herry Wirawan Cuma Minta Ganti Rugi Rp 330 Juta? Ini Penjelasan Kajati Jabar

Baca juga: Kabar Terbaru Kasus Rudapaksa Belasan Santriwati Oleh Herry Wirawan, Korban Minta Ganti Rugi

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved