Perampasan Nyasa Ibu dan Anak di Subang
UPDATE Kasus Subang, Danu Merasakan Trauma, Ini Yang Akan Dilakukannya Setelah Kasus Terungkap
Hari ini Senin (27/12/2021) adalah hari ke-132 ditemukannya mayat atas nama Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang.
Setelah membahas hobi, Danu ditanya terkait harapan dan cita-citanya atau rencana di masa depan setelah kasus Subang terungkap.
“Ada enggak harapan atau cita-cita impian ke depannya pengen jadi apa?” tanya Fredy.
Lalu, Danu mengungkapkan bahwa ada harapan yang ingin ia wujudkan.
Danu mengatakan dirinya memiliki cita-cita ingin membuka usaha suatu hari nanti.
“Iya ada sih, harapannya pengen buka usaha aja,” ujar Danu.
Ia pun mengungkapkan alasan ingin membuka usaha sendiri karena dirinya ingin mandiri.
Danu juga menyinggung jika dirinya bekerja di suatu perusahaan ia merasa terkekang.
Danu Menahan Tangis, Teringat Kekejian Dialami Tuti dan Amalia
Danu emosional, tak kuasa menahan kesedihan hingga matanya berkaca-kaca saat mengungkap harapan ingin kasus Subang segera terungkap.
Diketahui, Danu sendiri merupakan orang terdekat dari korban. Ia adalah keponakan Tuti Suhartini.
Selain itu, Danu juga staf di yayasan yang kerap membantu korban Tuti, Amalia, dan Yoris dalam mengelola yayasan.
Kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) masih bergulir hampir empat bulan ini.
Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tak bernyawa di dalam bagasi mobil Alphard di rumahnya, Jalan Cagak, Subang, (18/8/2021).
Dari kejadian tersebut, 55 orang telah menjadi saksi.
Muhamad Ramdanu (21) alias Danu menjadi satu di antara saksi yang disoroti dalam kasus Subang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/inilah-sosok-oknum-polisi-suruh-danu-bersihkan-tkp-pembunuhan-ibu-dan-anak-di-subang-anggota-polsek.jpg)