Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Perampasan Nyasa Ibu dan Anak di Subang

UPDATE Kasus Subang, Danu Merasakan Trauma, Ini Yang Akan Dilakukannya Setelah Kasus Terungkap

Hari ini Senin (27/12/2021) adalah hari ke-132 ditemukannya mayat atas nama Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang.

Editor: dedy herdiana
tangkapan layar
Saksi kunci, Danu bersama tim kuasa hukumnya setelah diperiksa di Polres Subang. Danu menceritakan sosok oknum polisi yang menyuruhnya membersihkan TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang dan masuk ke mobil Alphard. Sosok oknum polisi tersebut dikenali Danu dan dipotretnya. Oknum polisi itu dinas di Polsek Jalancagak. 

TRIBUNCIREBON.COM - Hari ini Senin (27/12/2021) adalah hari ke-132 ditemukannya mayat atas nama Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang.

Sudah empat bulan lebih kasus Subang atau kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang belum juga terungkap.

Keduanya belakangan diketahui menjadi korban pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Jenazah mereka ditemukan di dalam bagasi mobil yang terparkir di Dusun Ciseuti, Subang, Jawa Barat.

Baca juga: Lebih Lama dari Kasus Tuti dan Amalia, Ada 1 Kasus Pembunuhan Lagi di Subang Belum Diungkap Polisi

Baca juga: UPDATE Kasus Subang: Terungkap Danu Sempat Menahan Tangis Saat Ingat Kondisi Amalia dan Tuti

Empat bulan berlalu, ada beberapa saksi yang sering dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.

Salah satunya adalah Muhammad Ramdanu atau Danu.

Dia merupakan keponakan Tuti Suhartini.

Danu, yang juga keponakan korban Tuti, termasuk dalam saksi yang disorot.

Beberapa kali ia mengungkapkan pengakuan kontroversial dalam kesaksiannya di kasus Subang.

Mulai dari pengakuannya yang diminta Yosef datang ke rumah TKP di hari kejadian penemuan mayat hingga diminta oknum banpol.

Tak hanya itu, pada penyelidikan awal Danu juga sempat dicurigai lantaran adanya jejaknya di TKP, satu di antaranya, yaitu puntung rokok.

Kendati begitu, Danu telah memberikan keterangannya kepada penyidik.

Meski sempat dicurigai, tak sedikit publik yang simpati kepada saksi berusia 21 itu.

Hal ini lantaran diketahui, Danu termasuk orang terdekat kedua korban.

Terlebih Danu pun adalah staf yayasan yang dikelola Yoris serta kedua korban.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved