Tol Getaci
Nasib Mega Proyek Tol Getaci Disorot, Exit KM 154 Jadi Solusi Cepat Bandung Timur
Proyek Jalan Tol Getaci yang sempat disebut memiliki daya tarik tinggi bagi investor kini justru menghadapi ancaman batal dibangun.
Ringkasan Berita:
- Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan kunjungan ke Kementerian PU untuk menyinkronkan program pembangunan pusat dan daerah.
- Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan Exit Tol KM 154 yang diharapkan mampu mengurai kemacetan dan memperlancar logistik di Bandung Timur.
- Pembahasan juga mencakup skema pendanaan Tol Getaci melalui kolaborasi dengan investor guna mengatasi keterbatasan anggaran.
TRIBUNCIREBON.COM- Bupati Bandung, Dadang Supriatna, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia pada Selasa (14/4/2026).
Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan program pembangunan pusat dengan kebutuhan peningkatan infrastruktur di Kabupaten Bandung.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah percepatan pembangunan Exit Tol KM 154. Akses ini dinilai penting untuk mengurai kemacetan sekaligus memperlancar distribusi logistik, khususnya di wilayah Bandung Timur.
Baca juga: Naik Gila-gilaan, Harga BBM Nonsubsidi Hari Ini Melejit, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
“Keberadaan exit tol tersebut juga dirancang terintegrasi dengan pengembangan kawasan strategis Tegalluar, sehingga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah,” ujar Dadang.
Selain itu, pertemuan juga membahas skema pembiayaan proyek Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap). Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat membuka peluang kerja sama dengan investor untuk mengatasi keterbatasan anggaran, sehingga pembangunan tetap dapat berjalan.
Dadang menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat merupakan langkah penting agar rencana pembangunan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. “Sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini menegaskan komitmen bersama dalam merealisasikan proyek-proyek strategis di Kabupaten Bandung,” tandasnya.
Baca juga: Naik Gila-gilaan, Harga BBM Nonsubsidi Hari Ini Melejit, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Diberitakan sebelumnya, Mega Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) sejak awal disebut-sebut sebagai salah satu proyek tol paling ambisius di Indonesia.
Dengan panjang mencapai 206,65 kilometer, proyek ini bahkan dirancang melampaui Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung yang memiliki panjang 189 kilometer.
Namun, di balik skala besar dan nilai investasi yang mencapai Rp 56,2 triliun, proyek ini justru menghadapi tantangan besar, yakni rendahnya minat dari para investor.
Baca juga: Mega Proyek Tol Getaci Terancam Batal! Investor Mundur, Ternyata Ini Biang Keroknya
Pada 2022, proyek ini sebenarnya sempat mendapatkan pemenang lelang, yakni konsorsium PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) yang melibatkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama sejumlah mitra.
Namun, konsorsium tersebut tidak mampu mencapai kesepakatan pembiayaan (financial close), yang menjadi syarat penting untuk melanjutkan proyek.
Akibat kegagalan tersebut, kontrak dinyatakan gugur dan proyek kembali ke tahap awal. Dalam proses lelang ulang, dua konsorsium lainnya juga tidak berhasil lolos tahap kualifikasi, sehingga proyek kembali mengalami hambatan.
Baca juga: Mega Proyek Tol Getaci Terancam Batal! Investor Mundur, Ternyata Ini Biang Keroknya
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa rendahnya ketertarikan investor disebabkan oleh proyeksi lalu lintas kendaraan yang dinilai kurang menjanjikan.
“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu tidak banyak minatnya, ya biasanya karena trafiknya kurang,” ujarnya.
Secara perencanaan, Tol Getaci merupakan jalur strategis yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Rutenya akan melintasi sejumlah wilayah penting seperti Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, hingga berakhir di Cilacap, serta dirancang memiliki 10 simpang susun dengan masa konsesi selama 40 tahun.
Baca juga: Mega Proyek Tol Getaci Terancam Batal! Investor Mundur, Ternyata Ini Biang Keroknya
| Mega Proyek Tol Terpanjang di Indonesia Terhenti? Nasib Rp56 Triliun Jadi Sorotan |
|
|---|
| Mega Proyek Raksasa Tol Terpanjang di Indonesia Terhenti? Rp56 Triliun Dipertaruhkan |
|
|---|
| Mega Proyek Tol Getaci Rp56 Triliun Terancam Mandek, Ambisi Jadi Terpanjang di Indonesia Pupus? |
|
|---|
| Mega Proyek Tol Getaci Terancam Batal! Investor Mundur, Ternyata Ini Biang Keroknya |
|
|---|
| Mega Proyek Tol Getaci Rp56 Triliun Terancam Gagal! Proyek Raksasa Ini di Ujung Tanduk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Rencana-Tol-Getaci.jpg)