Breaking News:

Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan Untuk Amankan Natal dan Tahun Baru 2022 di Majalengka

Sebanyak 431 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan natal dan tahun baru (nataru) 2022 di Kabupaten Majalengka.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2021 untuk pengamanan natal dan tahun baru di Lapangan GGM Majalengka, Kamis (23/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Sebanyak 431 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan natal dan tahun baru (nataru) 2022 di Kabupaten Majalengka.

Sebagian di antaranya bahkan dikhususkan untuk mengamankan perayaan natal di gereja.

"Untuk perayaan natal dan tahun baru kami terjunkan 431 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub dan Satpol PP. Jumlah tersebut dapat bertambah menyesuaikan dengan kebutuhan," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi saat menggelar Apel Personel di Lapangan GGM Majalengka, Kamis (23/12/2021).

Penerjunan personel ditandai dengan apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2021.

Dimana, gelaran tersebut dihadiri oleh unsur yang terlibat.

Kapolres menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan.

Serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat Majalengka dalam merayakan hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Perayaan natal dan tahun baru oleh masyarakat secara universal, dirayakan dengan cara ibadah, dan pergi ke tempat wisata diberbagai daerah, tentunya akan sedikit mengganggu ketertiban lalu lintas, gangguan kamtibmas dan meningkatnya Covid-19 19, maka kami akan gelar operasi secara preventif dan preventif, kita harus tetap untuk menjaga kamtibmas dan prokes 3M," ucapnya.

Kata Kapolres, para personel diimbau harus menjaga kesehatan agar selalu bugar dalam melaksanakan tugas.

Serta tidak meninggalkan ibadah dan harus menanggapi masyarakat dengan tegas dan humanis.

"Terima kasih untuk seluruh petugas yang melaksanakan tugas, semoga tugas ini menjadi ladang ibadah dan amal untuk kita semua," jelas dia.

Kapolres juga mengingatkan mengenai potensi kerawanan yang harus diantisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas.

Selain itu, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

"Berkaitan dengan hal tersebut, maka seluruh Kasatwil harus dapat bersinergi dengan stakeholder terkait untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah," katanya.

Baca juga: Ganjil Genap di Kota Cirebon Diterapkan Mulai Besok, Berlaku Bagi Kendaraan Luar Ciayumajakuning

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved