Breaking News:

Ganjil Genap di Kota Cirebon Diterapkan Mulai Besok, Berlaku Bagi Kendaraan Luar Ciayumajakuning

Kebijakan ganjil genap akan diberlakukan di Kota Cirebon mulai Jumat (24/12/2021) besok.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
ILUSTRASI: Sejumlah petugas saat menghalau pengendara berpelat nomor ganjil melintasi Jalan Pasuketan, Kota Cirebon, Senin (14/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kebijakan ganjil genap akan diberlakukan di Kota Cirebon mulai Jumat (24/12/2021) besok.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, kebijakan tersebut hanya berlaku untuk kendaraan dari luar Ciayumajakuning.

Menurut dia, kendaraan yang berpelat nomor E dapat melintas di jalanan Kota Cirebon seperti biasanya karena tidak diberlakukan ganjil genap.

"Jumat besok langsung diterapkan ganjil genap dan berlaku bagi kendaraan berpelat nomor selain E, dari luar Ciayumajakuning," kata M Fahri Siregar saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2021 di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Dipastikan Ganjil Genap di Jalan Tol Selama Libur Natal dan Tahun Baru Batal, Begini Kata Polisi

Ia mengatakan, ganjil genap juga hanya diterapkan di Kota Cirebon selama enam hari selama momen libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Di antaranya, pada 24 - 26 Desember 2021 dan 31 Desember 2021 - 2 Januari 2022. Namun, kebijakan itu diberlakukan pada jam-jam tertentu saja.

Setiap Jumat ganjil genap diberlakukan dari pukul 15.00 WIB - 21.00 WIB dan pada Sabtu - Minggu berlaku mulai pukul 08.00 WIB - 21.00 WIB.

"Kebijakan ganjil genap diberlakukan pada jam sibuk, artinya di saat aktivitas masyarakat mulai meningkat," ujar M Fahri Siregar.

Baca juga: Penerapan Ganjil Genap di Empat Ruas Tol pada Momen Natal dan Tahun Baru Dibatalkan

Fahri menyampaikan, pemberlakuan ganjil genap mengikuti pos pengamanan yang disiapkan di perbatasan Kota Udang, yakni Krucuk, Kedawung, Kalijaga, dan Penggung.

Pihaknya menegaskan, kebijakan itu diberlakukan untuk membatasi mobilitas warga dalam rangka mencegah lonjakan kasus Covid-19 pada momen libur Natal dan Tahun Baru 2022.

"Kami juga mengharapkan peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi lonjakan kasus di momen tersebut," kata M Fahri Siregar.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved