Breaking News:

Pascavonis 16 Tahun, Nani Sate Sianida Ingin Pulang Kampung, Berharap Jalani Hukuman di Majalengka

Setelah divonis 16 tahun penjara, Nani Apriliani Nurjaman berharap bisa "pulang kampung". Ia divonis oleh Pengadilan Negeri Bantul, DI Yogyakarta

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Istimewa/Instagram
Nina Apriliani alias NA ditangkap polisi karena diduga sebagai pengirim sate sianida untuk Tomy, seorang anggota polisi senior di Bantul. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Setelah divonis 16 tahun penjara, Nani Apriliani Nurjaman berharap bisa "pulang kampung".

Perempuan yang asal Majalengka itu berharap bisa menjalani masa hukumannya di Lembaga Pemsayarakat Majalengka.

Nani dijatuhkan vonis 16 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia terbukti melakukan pembunuhan berencana.

Seperti diketahui, Nani mengirimkan sate beracun yang diraciknya sendiri kepada kekasihnya bernama Tomi dengan menggunakan jasa ojek online.

Namun, sate tersebut justru dibawa sang ojol ke rumahnya setelah keluarga Tomi tidak menerima dikarenakan pengirim tidak dikenal.

Kalapas Majalengka, Suparman
Kalapas Majalengka, Suparman (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Setelah divonis, Nani mengungkapkan kepada media bahwa dirinya ingin menjalani masa hukuman di Lapas Majalengka agar dekat dengan keluarga.

Lantas, apakah Nani bisa pindah menjalani hukuman di Lapas Majalengka?

Saat dikonfirmasi, Kepala Lapas Kelas II B Majalengka, Suparman menyebut informasi tersebut telah sampai kepada dirinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved