Breaking News:

Kepesertaan BPJamsostek di Majalengka Baru Capai 11 Persen, Begini Kata Kadisnaker dan Perindustrian

Kepesertaan para pekerja untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) di Kabupaten Majalengka baru mencapai 11 persen.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Instagram/bpjs.ketenagakerjaan
ILUSTRASI: BPJS Ketenagakerjaan s 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kepesertaan para pekerja untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) di Kabupaten Majalengka baru mencapai 11 persen.

Padahal pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek), menjadi salah satu cara untuk memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kerja yang ada di Indonesia pada umumnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Nasional (BPS) Kabupaten Majalengka, ada potensi pekerja yang belum terjangkau mengikuti BPJS Ketenagakerjaan mencapai 89,01 persen.

Rinciannya di sektor pertanian, perhutanan dan perikanan tembus di angka 151.811 pekerja.

Kemudian, pekerja yang bergerak di bidang industri pengelolaan (manufacturing) 136.878 orang.

Di sektor perdagangan besar dan eceran atau reparasi mobil dan motor 129.756 orang.

Lalu, penyediaan akomodasi dan mamin 47.282 pekerja dan jasa konstruksi 42.014 pekerja.

Masih tingginya para pekerja yang belum menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan perhatian serius dari Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Majalengka Maman Sutiman.

Dia mengimbau kepada para pekerja agar ikut menjadi peserta BPJamsostek karena manfaatnya besar sekali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved