Breaking News:

Kisah Fotografer di Objek Wisata Curug Bangkong, Saat Musim Hujan Nyaris Tak Ada Pengunjung

Pandemi Covid-19 membuat pendapatannya sebagai fotografer terdampak. Wisatawan tak datang, pengunjung tak berkunjung karena larangan berwisata

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Said fotografer muda yang biasa memotret di Curug Bangkong Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Nabil Ihmaal Said (21), seorang fotografer, mengais keuntungan di kawasan Objek Wisata Curug Bangkong, di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kuningan, Rabu (18/11/2021).

Kehadiran pengunjung menjadi saumber penghasilannya. 

Namun Pandemi Covid-19 membuat pendapatannya terdampak. Wisatawan tak datang, pengunjung tak berkunjung karena larangan berwisata atau penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

"Pendapatan biasa setiap hari itu masuk kantong pribadi Rp 100 ribu - Rp 200 ribu. Namun selama Pandemi Covid19 hingga sekarang jsutru berkurang, ya jika dapat uang itu akhir pekan saja," kata Said saat ditemui di Rumah Makan di Jalaksana, Kuningan.

Baca juga: Wisata Alam Curug Bangkong Kuningan Dipadati Pengunjung, Mereka Wajib Cek Suhu Badan

Baca juga: Nama Curug Bangkong Kuningan, Berawal dari Cerita Katak Besar Bersuara Keras Terdengar hingga 1 KM

Menggeluti bidang pemotretan itu diakui sejak duduk di bangku sekolah. Terlebih dalam membidangi pekerjaan jasa ini tidak lepas dari peran ayahnya yang seorang foto keliling.

"Iya ayah saya foto keliling. Biasa mangkal di Objel Wisata Waduk Darma. Untuk fokus di pekerjaan ini memang dirasakan sejak sekolah hingga saat sekarang," kata Said lagi.

Memahami dunia fotografi, kata Said mengaku bahwa pekerjaan ini merupakan bagian insting seseorang saat melakukan pengambilan gambar tertentu.

"Ya selain memiliki nilai seni, ini jelas harus disertai naluri kita saat berfoto-foto. Misal, dari sudut  pemotretan serta pengaturan cahaya yang disusul dengan pengeditan foto," katanya.

Alasan memilih usaha pemotretan di Curug Bangkong, Said mengklaim bahwa ini sekaligus untuk mengenalkan wisata desa di dunia maya. Sebab tidak sedikit hasil jepretan itu di abadikan di sejumlah sosial media pribadi.

"Ya jadi tukang foto di objek wisata, utamanya untuk mendongkrak minat para pengunjung datang kesini lebih banyak. Karena, lokasi desa wisata kami sangat baik untuk di nikmati. Ada air terjun, lokasi alam terbuka dan sejumlah fasilitas untuk bisa di nikmati pengunjung lainnya. Seperti aneka kuliner dan arung jeram tradisional," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved