Breaking News:

Jelang Terjadi Gerhana Bulan Sebagian Besok, Ini Kata Ketua MUI Kuningan

gerhana bulan terjadi dari pukul 14:18 sampai dengan pukul 17:47 WIB,  dengan posisi di bawah ufuk sehingga tidak bisa teramati.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Wikipedia
Gerhana Bulan 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Gerhana Bulan Sebagian (GBS) akan terjadi pada Jumat 19 November 2021. Proses gerhana bulan itu sangat lama mulai pukul 13.00 sampai 19.05 WIB, sehingga disebut sebagai fenomena alam langka abad 21. 

Berkaitan dengan hal itu, Ketua MUI Kuningan KH Dodo Syarif Hidayatullah, menyampaikan penjelasan.

"Melihat dari Fase permulaan penumbra itu pukul13.00 wib.Kemudiam, Fase permulaan umbra terjadi pada pukul 14.18 Wib. Dan Puncak umbra pukul 16.02 Wib. Hingga terjadi Fase akhir umbra itu pukul 17.47 Wib," kata Ketua MUI Kuningan KH Dodo Syarif Hidayatullah dalam keterangannya kepada Tribuncirebon.com, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: BESOK Terjadi Gerhana Bulan Sebagian, Warga Bandung Tidak Disyariatkan Salat Gerhana, Ini Alasan MUI

Baca juga: Daftar Wilayah dan Jadwal untuk Menyaksikan Gerhana Bulan Sebagian Jumat, 19 November 2021

Masih kata dia, bahwa hingga akhir umbra atau samagaha bulan tidak akan teramati karena bulan masih berada di bawah ufuq (belum terbit). Namun pada fase akhir penumbra itu terjadi pada pukul 19.05 Wib.

"Fase ke 5 dapat teramati di seluruh wilayah Indonesia. Dan ini berdasarkan Informasi ini saya peroleh dari Grup WA MUI JABAR berdasarkan Badan Hisab dan Rukyat Kota Bandung," katanya.

Sebagaimana info di atas, gerhana bulan terjadi dari pukul 14:18 sampai dengan pukul 17:47 WIB,  dengan posisi di bawah ufuk sehingga tidak bisa teramati.

Di sisi lain waktu Magrib untuk wilayah kabupaten Kuningan jatuh pada pukul 17:53 WIB, berarti ketika masuk magrib gerhana bulan sudah habis. Karenanya kita tidak disunahkan salat gerhana.

"Namun demikian, info adanya gerhana diharapkan jadi bahan renungan kekuasaan Yang Maha Pencipta. Allah Maha Mampu menciptakan alam jagat raya dan Allah pun Maha Mampu Mengatur posisi dan peredarannya sesuai dengan kehendak-Nya tanpa ada campur tangan manusia.

Suatu saat, Allah pun akan melenyapkan semuanya dengan mudahnya. Karena itu, manusia tidak boleh sombong dan angkuh dengan kehebatan yang dimilikinya, karena semuanya tiada artinya di hadapan Allah," katanya. (*) 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved