Breaking News:

Enam Calon Doktor STP Trisakti Datangi Objek Wisata Talaga Biru Cicerem, Ini yang Mereka Lakukan

enam calon Doktor alias Mahasiswa Strata 3 STP Trisakti Jakarta, mengikuti pendidikan dan pengabdian di objek wisata Talaga Biru Cicerem

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kawasan Situ Cicerem Desa Kaduela Kuningan Jawa Barat 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIRENON.COM, KUNINGAN - Sebanyak enam calon Doktor alias Mahasiswa Strata 3 Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti Jakarta, mengikuti pendidikan dan pengabdian di lingkungan objek wisata Talaga Biru Cicerem, di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan Kuningan Jawa Barat.

"Kehadiran kami di sini, tidak lain sebagai melakukan pengabdian dengan menyertakan sebanyak enam calon Doktor atau Mahasiswa Strata 3 STP Trisakti," ujar Dr. Myrza Rahmanita, Dosen Program Studi S3 STP Trisakti, saat ditemui kantor desa setempat, Kamis (18/11/2021).

Myrza Rahmanita yang juga Kepala Departemen Pariwisata Program Magister (S2) Parwisata ini mengatakan, sebelum mengunjungi lokasi wisata, pihaknya menjadi pemateri dalam memberikan penyuluhan terhadap masyarakat desa wisata setempat.

"Kita tadi melakukan pemaparan terhadap masyarakat. Terutama mengenai pembentukan home stay yang belum tersedia di kawasan Objek Wisata Talaga Biru Cicerem," katanya.

Baca juga: Manajemen Objek Wisata Alam Talaga Biru Cicerem Komitmen Lestarikan Budaya, Dipuji Anton Carliyan

Baca juga: Kenapa Disebut Situ Cicerem dan Menjadi Objek Wisata Perairan? Ternyata Ada Kaitan dengan Kera Putih

Menurutnya, home stay ini sangat menunjang terhadap kepuasan pengunjung atau wisatawan saat menikmati suasana sekitar. Terlebih untuk wisatawan ini bukan datang dari daerah terdekat.

"Jadi, ketika ada home stay di lingkungan wisata itu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemudian wisatawan juga lebih nyaman saat menghabiskan waktu saat berwisata," katanya.

Myrza mengatakan, jumlah wisata di Kuningan sangat banyak dan belum semua lokasi wisata memiliki home stay sebagai pendukung dalam melayani pengunjung saat  berada di lokasi untuk berlama - lama.

"Untuk di Kuningan, objek wisata yang memiliki home stay baru ada di Desa Cibuntu. Home stay di Desa Cibuntu memang sudah bagus dan pernah masuk penilaian tingkat Asean sebagai home stay terbaik di kawasan wisata," katanya.

Menyinggung soal wisata, kata dia mengemuka bahwa objek wisata bisa berkembang itu memiliki beberapa variabel. "Pertama lokasi wisata yang mengangkat kearifan lokal, kerjasama dengan media, pemerintah dan memiliki manajamen bagus," katanya.

Jadi, masih kata dia bahwa kedatangannya ke sejumlah objek wisata di Kuningan. Tidak lain sebagai objek pendidikan sekaligus bentuk pengabdian bagi mahasiswa STP Trisakti.

Di tempat sama, Iim Ibrahim yang juga Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengaku senang bisa di kunjungi oleh para akademisi dari STP Trisakti.

Terlebih kedatangannya memberikan teknik dalam pengelolaan wisata.

"Kami sangat senang dan mengapresiasi kepada rombongan Ibu Myrza Rahmanita yang berkenaan memberikan materi pengembangan usaha di bidang wisata. Seperti tadi diberikan penyuluhan bahwa objek wisata itu harus memiliki home stay," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved