Breaking News:

Kebakaran

Kebakaran Pukul 15.15, Rumah Lansia di Kuningan Ludes Dilalap Api, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta

kobaran api muncul saat pemilik rumah sedang memasak air keperluan rumah tangganya, lalu ditinggal tidur siang.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Humas Damkar Kuningan
Kebakaran hebat menimpa rumah tinggal pasangan lansiar di RT 05 RW 02 Dusun / Desa Cihanjaro, Kecamatan Karangkencana, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (5/11/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Rumah semi permanen milik warga pasangan lanjut usia, Rukmanta (80)  dan Asmita (80), mengalami kebakaran sekitar pukul 15.15 WIB. Kebakaran hebat yang menimpa rumah tinggal mereka berlangsung di RT 05 RW 02 Dusun / Desa Cihanjaro,  Kecamatan Karangkencana, Kuningan, Jawa Barat.

Demikian hal itu dikatakan Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jum'at (5/11/2021).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kobaran api muncul saat pemilik rumah sedang memasak air keperluan rumah tangganya, lalu ditinggal tidur siang.

"Tadi saksi bilang, Mak Asmita sedang masak air. Entah mungkin kelupaan dan ditinggal pemilik rumah untuk  tidur siang terus api muncul," kata Khadafi.

Baca juga: Kebakaran di Pasar Ciawitali Garut, 4 Jongko Ludes, Api Diduga dari Kompor Penjual Gorengan

Sebelum api membesar, Rukmanta yang juga suami Asmita diketahui sedang mandi. Namun, saat melihat panci yang digunakan memasak air sudah terbakar dan karena panik, panci tadi langsung disiram pakai air hingga terjadi ledakan.

"Jadi, suami Mak Asmita saat mandi tadi, mengetahui panci sudah terbakar lalu disiram air, hingga meledak. Dari sana percikan air bercampur api merembet ke dinding yang terbuat dari anyaman bambu, hingga meratakan bangunan rumah tersebut," katanya.

Dari kejadian itu, pemilik rumah lari keluar dan meminta bantuan tetangga untuk memadamkan kobaran api tersebut.

"Sebelum keluar minta tolong ke tetangga, Rukmanta sempat bangunkan istrinya yang sedang tidur. Dari sana, api langsung membesar begitu saja," katanya.

Dalam kejadian kebakaran tadi tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil hingga ratusan juta.

"Ya taksiran pemilik rumah rugi sekitar l Rp 105 juta. Estimasi kami taksir, bangunan semi permanen 10x8 = 18 m² x @ Rp. 1.200.000/m² =Rp. 96.000.000. Selain itu,  alat-alat rumah tangga itu ditaksir  Rp 5 juta juga uang dan perhiasan yang ludes itu sekitar Rp 4 juta," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved