Breaking News:

Mayat yang Ditemukan di Pinggir Saung Kuningan Telah Diperiksa, Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuhnya

Sesosok mayat yang ditemukan warga Blok Paksilaur, Desa Cibuntu yang langsung dibawa ke Rumah Sakit Linggajati

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
istimewa
Warga Blok Paksilaur Desa Cibuntu Kecamatan Cigandamekar Kuningan Jawa Barat digegerkan dengan temuan mayat di pinggir saung 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Sesosok mayat yang ditemukan warga Blok Paksilaur, Desa Cibuntu yang langsung dibawa ke Rumah Sakit Linggajati, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kondisi korban murni tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan. Dalam penanganan ini sepenuhnya dilakukan petugas kepolisian dan kami hanya sekedar membantu secara medis dalam memastikan korban meninggal sebab akibatnya bagaimana" ungkap Kris salah seorang karyawan RS Linggajati saat dihubungi ponselnya, Selasa (2/11/2021).

Dia menyebut kondisi mayat ditemukan masih menggunakan lengkap pakaian disertai jas hujan dari plastik transparan.

Baca juga: PPKM Kota Cirebon Bisa Turun ke Level 1 Minggu Depan, Asal Lakukan Hal Ini

Baca juga: Kalau UMK 2022 Tak Naik 15 Persen, Buruh di Indramayu Mau Lakukan Aksi Demo Besar-besaran Lho

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, sama sekali tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan pada korban sebelumnya.

"Kondisi mayat masih utuh berpakaian dan mengenakan jas hujan plastik. Dari waktu kejadian, korban belum kaku," ujarnya.

"Data korban lengkap bisa ke petugas kepolisian saja. Kalau namanya Tisna (53) bukan warga Kuningan sih," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Blok Paksilaur, Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat di daerah setempat.

"Iya, semalam mayat di saung pinggir jalan daerah kami," kata Wahyu (39), salah seorang warga setempat, saat dihubungi via telepon seluler, Selasa (2/11/2021).

Semula, ia mengira sosok mayat yang ditemukan tersebut adalah petani yang mengurus saluran air untuk kebutuhan lahan pertanian

Namun, ternyata sosok mayat itu disebutnya bukanlah warga sekitar.

"Jadi semalam, ditemukan mayat itu sekitar jam setengah sepuluhan. Pas waktu itu hujan besar. Warga tadinya menyangka korban ini ketiduran habis menelusuri saluran air buat lahan pertanian, ya kan biasa musim hujan meski banyak air. Petani kami suka ngoyos (telusur) air supaya bisa di takar pasokan air yang masuk," katanya.

Tidak lama saat petugas kepolisian datang, mayat tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lanjut.

"Iya, katanya Korban di bawa mobil patroli oleh polisi tadi, mau ke rumah sakit. Gak tahu rumah sakit umum Kuningan atau rumah sakit Linggajati" kata Wahyu lagi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved