Breaking News:

OJK Cirebon Catat Investor Saham di Ciayumajakuning Bertambah Lebih Dari 200 Persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mencatat jumlah investor saham meningkat signifikan.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala OJK Cirebon, M Fredly Nasution (kiri), saat konferensi pers di OJK Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Senin (1/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mencatat jumlah investor saham meningkat signifikan.

Kepala OJK Cirebon, M Fredly Nasution, mengatakan, peningkatan jumlah investor saham di wilayah Ciayumajakuning mencapai lebih dari 200 persen.

"Hingga September 2021, jumlah investor saham mencapai 46889 investor," kata M Fredly Nasution saat konferensi pers di OJK Cirebon, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Senin (1/11/2021).

Baca juga: UMK Indramayu Tahun 2022 Naik atau Turun? Ini Kata Pihak Disnaker

Ia mengatakan, dibandingkan tahun lalu jumlah investor saham di wilayah Ciayumajakuning meningkat hingga 211 persen.

Selain itu, hingga September 2021 kepemilikan saham di wilayah Ciayumajakuning juga telah mencapai Rp 1,34 triliun.

Pihaknya menyebut, pesatnya perkembangan pasar modal itu merupakan bukti keberhasilan edukasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat yang bekerja sama dengan Galeri BEI.

Baca juga: Kepala OJK Cirebon Ingtkan Korban Pinjol Segera Lapor Polisi Jika Mendapat Sejumlah Perlakukan Ini

"Kami juga rutin mengedukasi generasi muda tentang pasar modal melalui sekolah pasar modal (SPM) di sejumlah perguruan tinggi di Ciayumajakuning," ujar M Fredly Nasution.

Fredly menyampaikan, hingga triwulan ketiga 2021 perkembangan industri jasa keuangan di Ciayumajakuning pun menunjukkan angka positif.

Bahkan, tidak hanya pasar modal, namun seluruh sektor yang meliputi perbankan hingga Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) pun trennya positif.

Hal itu membuktikan bahwa sektor industri jasa keuangan tetap berkomitmen untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 04.00, Mobil Pikap Hajar Truk Boks, Sopir Asal Tasikmalaya Meninggal

Bahkan, indikator-indikator ekonomi terus menunjukkan perbaikan seiring dengan menurunnya kasus harian Covid-19 hingga pulihnya mobilitas masyarakat

"Adanya penambahan modal usaha, pembiayaan, dan tujuan konsumtif menjadi salah satu faktor penggerak ekonomi di tengah masyarakat," kata M Fredly Nasution.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved