Melihat Eks Gedung Asisten Residen Indramayu, Bangunan Unik Bergaya Indis yang Menghadap Cimanuk

Eks Gedung Asisten Residen Indramayu yang dahulu disegani oleh masyarakat pribumi, kini sudah bertransformasi  menjadi bangunan penuh warna-warni.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Eks Gedung Asisten Residen Indramayu di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jumat (29/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Eks Gedung Asisten Residen Indramayu yang dahulu disegani oleh masyarakat pribumi, kini sudah bertransformasi  menjadi bangunan penuh warna-warni.

Bangunan itu dahulunya merupakan rumah dinas pemerintah Belanda di Kabupaten Indramayu saat masa penjajahan. 

Sekarang, gedung tersebut sudah beralih fungsi menjadi PAUD Lavender Kencana, tempat anak-anak belajar menimba ilmu.

Uniknya, bangunan ini mengadopsi gaya arsitektur Indis, dan menghadap ke arah Sungai Cimanuk lama di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Baca juga: 194 Bangunan dan Benda Bersejarah di Sumedang, Baru 21 yang Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Baca juga: Gedung Rijstpellerij, Salah Satu Bangunan Cagar Budaya di Indramayu Lenyap Dari Ingatan

Eks Gedung Asisten Residen Indramayu di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jumat (29/10/2021).
Eks Gedung Asisten Residen Indramayu di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jumat (29/10/2021). (TribunCirebon.com/Handhika Rahman)

Oleh masyarakat setempat, bangunan ini biasa disebut dengan sebutan Gedung Duwur atau Gedung Tinggi. 

Karenakan bangunan tersebut cukup tinggi, dimana di bagian berandanya terdapat undakan dan anak tangga.

Bagian beranda depan gedung ditopang oleh 8 buah tiang bergaya Eropa klasik, yang disusun berpasangan. 

Di bagian depan terdapat tiga buah pintu bergaya Indis yang cukup tinggi. Bagian lantainya masih tetap asli, yakni menggunakan tegel atau ubin khas zaman dulu.

Kasi Permuseuman dan Kepurbakalaan (Muskala) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu, Tinus Suparto mengatakan, Eks Gedung Asisten Residen ini dibangun sekitar tahun 1901.

Bangunan itu lalu diambil alih kekuasaannya oleh TNI sejak masa kemerdekaan dahulu.

"Banyak hal menarik dari bangunan bersejarah yang satu ini," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (29/10/2021).

Disampaikan Tinus Suparto, bangunan utama Eks Gedung Residen ini adalah rumah dinas atau tempat tinggal pemerintah Belanda yang ada di Kabupaten Indramayu.

Di sekitarnya adalah kawasan kantor dan asrama militer dari tentara Belanda yang lebih dikenal dengan sebutan Koninklijk Nederland Indie Lager (KNIL).

Masih disampaikan Tinus Suparto, didalam rumah dinas itu juga terdapat tegel yang berbeda dengan tegel lainnya, tegel itu berwarna hitam pekat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved