Breaking News:

Bupati Kuningan Acep Purnama Klaim Kasus Covid-19 di Kota Kuda Zero, Begini Penjelasannya

nihilnya kasus Covid19 di Kuningan tidak menyurutkan semangat tim medis dan Satgas Covid19 di Kuningan ini melakukan pencegahan Covid-19.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama bertemu Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) Dr. Ismail Widadi dan Bupati Brebes meninjau Waduk Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Penanganan kasus Covid19 di Kuningan hingga sekarang berhasil mencapai titik nol kasus alias zero. Hal itu terbukti dengan tidak adanya pasien di sejumlah fasilitas rumah sakit dan lokasi karantinq di Gedung BKPSDM di Desa Cikaso, Kecama Kramatmulya, Kuningan.

Demikian hal itu dikatakan Bupati Kuningan H Acep Purnama saat ditemui di Hotel Horisan - Sangkan  Park, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (28/10/2021).

Acep mengatakan, nihilnya kasus Covid19 di Kuningan tidak menyurutkan semangat tim medis dan Satgas Covid19 di Kuningan ini melakukan pencegahan Covid-19.

Di antaranya, hingga saat ini masih melakukan vaksinasi di sejumlah daerah. "Capaian peserta Vaksinasi di Kuningan hingga kini sudah mencapai lebih 50 persen. Namun untuk kalangan lansia memang belum mencapai target 40 persen ikut vaksinasi," kata Acep lagi.

Baca juga: Jadwal Lengkap Vaksinasi Covid-19 di Kota dan Kabupaten Cirebon Kamis 28 Oktober 2021

Baca juga: Kabar Baik, 12 Kecamatan di Majalengka Nol Kasus Covid-19, Ini Daftarnya

Capaian warga lanjut usia hingga sekarang yang sudah mengikuti vaksinasi itu baru 30 persen. "Artinya dari target vaksinasi di akhir tahun atau Bulan Desember nanti, capaian vaksinasi ini bisa mencapai 70 persen dari jumlah penduduk Kuningan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Hj Susi Lusianti saat ditanya jumlah vaksin tersebar hingga sekarang. "Jumlah dosis yang sudah diberikan kepada sasaran itu mencapai 600 ribu lebih. Kemudian untuk sasaran lansia dari 40 persen, kita baru 30 persen," katanya.

Pelaksanaan vaksinasi, kata Susi mengaku bahwa ketersediaan dosis untuk beberapa hari kedepan sudah aman. "Jumlah dosis vaksin tersedia ada sekita 60 ribuan. Nah, untuk sekarang ada sistem antar jemput. Saat warga antar peserta vaksin hususnya lansia hingga 50 orang itu akan di kasih jasa sebesar Rp 500 ribu," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved