Longsor di Cikole Lembang Terjang Dapur dan Dua Motor Warga, Waspada Potensi Bencana Susulan
Bencana longsor menerjang sebuah rumah milik Pepen (50) yang dihuni 5 jiwa di Kampung Cikole Lembang
"Di lokasi kejadian, kami sudah mendata kerusakan dampak longsor, evakuasi motor (yang tertimbun) dan membersihkan material longsor," ujarnya saat dihubungi, Senin (18/10/2021).
Baca juga: Longsor Tebing di Lokasi Galian Gunung Kuda, Pekerja Panik Berhamburan, Ini Detik-detik Kejadiannya
Baca juga: Banjir di Jadek Kopo Bandung Bikin Lalu Lintas Terputus, Permukiman Warga Juga Terendam
Kemudian, kata Duddy, bencana longsor tebing juga terjadi di Kampung Pasir Ipis, RT 4/6, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, KBB pada pukul 22.00 WIB. Akibat kejadian ini, rumah milik Agus Mulyadi du beberapa bagiannya mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor.
"Bagian dapur rumah ini, rusak berat dan bagian ruang tamu rusak ringan. Kami sudah melakukan evakuasi barang-barang yang ada di rumah tersebut," kata Duddy.
Ia mengatakan, selain kejadian longsor, terjadi banjir bandang yang menerjang sejumlah rumah warga di Kampung Cilengkrang, RT 1/8, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamparah, KBB hingga menyebabkan empat rumah terendam dan mengalami kerusakan.
"Satu rumah rusak berat milik Ateng (40) yang dihuni 5 jiwa. Dua rumah lainnya yakni milik Uci dan Nurki, serta satu konfeksi terendam banjir," ucapnya.
Banjir bandang tersebut, kata Duddy, terjadi akibat hujan deras dan saluran air yang berada di sekitar rumah itu tersendat akibat tertutup sampah hingga akhirnya air meluap ke pemukiman warga.
Beruntung dari semua kejadian bencana alam itu, tidak sampai ada korban jiwa karena semua penghuni rumah bisa menyelematkan diri. Namun, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada terkait bencana susulan karena intensitas hujan sudah mulai tinggi.
"Saat ini kita sedang memasuki peralihan musim di tahun 2021 dari kemarau ke musim hujan, kondisi ini dapat memicu terjadinya cuaca ekstrem seperti angin kencang, puting beliung, hujan dengan intensitas yang sangat tinggi," kata Duddy.
Untuk itu pihaknya juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan pada saat awal musim, maupun puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Januari 2022 mendatang.
"Terutama bagi masyarakat yg bertempat tinggal di lokasi-lokasi yang rawan terjadi longsor dan banjir bandang," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/longsoro.jpg)