Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Longsor di Cikole Lembang Terjang Dapur dan Dua Motor Warga, Waspada Potensi Bencana Susulan

Bencana longsor menerjang sebuah rumah milik Pepen (50) yang dihuni 5 jiwa di Kampung Cikole Lembang

Tribun Jabar
Bencana longsor menerjang sebuah rumah milik Pepen (50) yang dihuni 5 jiwa di Kampung Cikole, RT 5/6, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (17/10/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Bencana longsor menerjang sebuah rumah milik Pepen (50) yang dihuni 5 jiwa di Kampung Cikole, RT 5/6, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (17/10/2021) malam.

Longsor tebing yang berdekatan dengan rumah tersebut terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama, yakni pada pukul 15.30 WIB sampai jam 21.30 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Asep Sulaeman mengatakan, material longsor tersebut menimpa rumah bagian dapur yang juga digunakan sebagai tempat menyimpan motor.

"Sehingga 2 unit motornya turut tertimpa material longsor dan bangunan. Kemarin, warga sekitar dibantu aparat setempat langsung mengevakuasi kendaraan yang terhimpit bangunan," ujarnya melalui pesan singkat, Senin (18/10/2021).

Beruntung, kata Asep, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena saat kejadian, pemiliknya sedang tidak berada di dalam dapur.

Sehingga penghuni rumah yang berjumlah 5 orang itu selamat dari kejadian tersebut.

"Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil, semua penghuninya selamat. Tapi untuk dapur dan dua motornya rusak," kata Asep.

Kepala Pelaksana BPBD KBB, Duddy Prabowo, mengatakan, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada terkait bencana susulan karena intensitas hujan sudah mulai tinggi.

"Saat ini kita sedang memasuki peralihan musim di tahun 2021 dari kemarau ke musim hujan, kondisi ini dapat memicu terjadinya cuaca ekstrem seperti angin kencang, puting beliung, hujan dengan intensitas yang sangat tinggi," kata Duddy.

Untuk itu pihaknya juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan pada saat awal musim, maupun puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Januari 2022 mendatang.

"Terutama bagi masyarakat yg bertempat tinggal di lokasi-lokasi yang rawan terjadi longsor dan banjir bandang," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Bencana longsor dan banjir bandang menerjang tiga wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga menyebabkan sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah, pada Minggu (17/10/2021) malam.

Kejadian bencana longsor yang pertama menerjang rumah milik Pepen (50) yang dihuni 5 jiwa di Kampung Cikole, RT 5/6, Desa Cikole, Kecamatan Lembang. Akibat kejadian ini, bagian dapur rumah tersebut ambruk dan material bangunan menimpa dua motor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, mengatakan, kejadian longsor tebing yang menimpa rumah tersebut akibat intensitas hujan yang tinggi dan durasinya cukup lama dari pukul 15.30 WIB sampai  21.30 WIB.

"Di lokasi kejadian, kami sudah mendata kerusakan dampak longsor, evakuasi motor (yang tertimbun) dan membersihkan material longsor," ujarnya saat dihubungi, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Longsor Tebing di Lokasi Galian Gunung Kuda, Pekerja Panik Berhamburan, Ini Detik-detik Kejadiannya

Baca juga: Banjir di Jadek Kopo Bandung Bikin Lalu Lintas Terputus, Permukiman Warga Juga Terendam

Kemudian, kata Duddy, bencana longsor tebing juga terjadi di Kampung Pasir Ipis, RT 4/6, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, KBB pada pukul 22.00 WIB. Akibat kejadian ini, rumah milik Agus Mulyadi du beberapa bagiannya mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor.

"Bagian dapur rumah ini, rusak berat dan bagian ruang tamu rusak ringan. Kami sudah melakukan evakuasi barang-barang yang ada di rumah tersebut," kata Duddy.

Ia mengatakan, selain kejadian longsor, terjadi banjir bandang yang menerjang sejumlah rumah warga di Kampung Cilengkrang, RT 1/8, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamparah, KBB hingga menyebabkan empat rumah terendam dan mengalami kerusakan.

"Satu rumah rusak berat milik Ateng (40) yang dihuni 5 jiwa. Dua rumah lainnya yakni milik Uci dan Nurki, serta satu konfeksi terendam banjir," ucapnya.

Bencana longsor dan banjir bandang menerjang tiga wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga menyebabkan sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah, pada Minggu (17/10/2021) malam.
Bencana longsor dan banjir bandang menerjang tiga wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga menyebabkan sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan yang cukup parah, pada Minggu (17/10/2021) malam. (Dokumentasi BPBD KBB)

Banjir bandang tersebut, kata Duddy, terjadi akibat hujan deras dan saluran air yang berada di sekitar rumah itu tersendat akibat tertutup sampah hingga akhirnya air meluap ke pemukiman warga.

Beruntung dari semua kejadian bencana alam itu, tidak sampai ada korban jiwa karena semua penghuni rumah bisa menyelematkan diri. Namun, pihaknya mengimbau warga untuk tetap waspada terkait bencana susulan karena intensitas hujan sudah mulai tinggi.

"Saat ini kita sedang memasuki peralihan musim di tahun 2021 dari kemarau ke musim hujan, kondisi ini dapat memicu terjadinya cuaca ekstrem seperti angin kencang, puting beliung, hujan dengan intensitas yang sangat tinggi," kata Duddy.

Untuk itu pihaknya juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan pada saat awal musim, maupun puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Januari 2022 mendatang.

"Terutama bagi masyarakat yg bertempat tinggal di lokasi-lokasi yang rawan terjadi longsor dan banjir bandang," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved