Breaking News:

Tragedi Susur Sungai di Ciamis

Buntut Tragedi Susur Sungai di Ciamis Tewaskan 11 Siswa, Kepala Kantor SAR Bandung Bilang Begini

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah  meminta sekolah yang hendak menggelar ekstrakurikuler Pramuka susur sungai untuk berkoordinasi

Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah, Jumat (9/4/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Belasan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru Cijantung,  Ciamis, Jawa Barat tewas akibat terseret arus  saat melakukan kegiatan susur sungai di Leuwi Ili Dusun Wetan RT01/01 Desa Utama Cijeunjing, Jumat (15/10/2021). 

Menyikapi insiden ini, Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah  meminta sekolah yang hendak menggelar ekstrakurikuler Pramuka susur sungai untuk berkoordinasi dengan instansi terkait. 

"Ke dapannya, saya berharap agar pihak sekolah atau panitia yang hendak menggelar kegiatan seperti itu harus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di daerah masing-masing untuk meminta pendampingan, seperti Polsek, Koramil, BPBD, Tagana,  atau potensi SAR lainnya yang ada di setiap wilayah masing-masing.  Hal ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, " ucap Deden Ridwansah kepada TribunJabar.id, melalui sambungan seluler, Sabtu (15/10/2021). 

Baca juga: Keluarga Siswa MTs Harapan Baru yang Jadi Korban Susur Sungai Minta Polisi Menindaklanjuti Sekolah

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Korban Selamat Dalam Tragedi Susur Sungai di Ciamis, Santri Tak Pakai Pengaman

Meski tragedi susur sungai di Ciamis berbeda dengan tragedi  susur sungai SMPN 1 Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kata Deden, tetapi  potensi kecelakaan pada kegiatan susur sungai sangat besarbesar. 

"Jika menggelar kegiatan tersebut, masyarakat bisa berkoordinasi langsung ke Basarnas Kantor SAR Bandung, sehingga kami bisa memberikan pendampingan, dan edukasi. Sehingga bisa mengetahui Standar Operasional Prosedur (SOP) nya, " kata Deden Ridwansah. 

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung Desa Dewasari Cijeungjing Ciamis  tenggelam saat melakukan susur sungai di Leuwi Ili Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Cijeunjing. 

Adapun total jumlah korban sebanyak 21 orang dengan rincian korban selamat 10 orang dan meninggal dunia 11 orang.

Sebanyak 11 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru tenggelam dan meninggal dunia.

Mereka tewas tenggelam saat mengikuti kegiatan Susur Sungai Cileueur di Blok Wetan Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis, Jumat (15/10/2010) sore.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved