Breaking News:

PON XX Papua 2021

INI Catatan Rekor dan Sejarah yang Diciptakan Atlet Jawa Barat di PON XX Papua 2021

Prestasi Kontingen Jabar di PON XX Papua 2021 tidak hanya soal perolehan medali, tetapi juga rekor-rekor PON dan Asia yang berhasil dicatatkan

Editor: Machmud Mubarok
(Foto: PB PON XX PAPUA)
Pelari estafet Jawa Barat dalam final lari 4x100 meter Estafet Putri PON XX Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Centre, Kabupaten Mimika, Papua. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kans Kontingen Jawa Barat menjadi juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 kian terbuka lebar. Hingga Kamis (14/10/2021) pukul 16:40 WIB, Jabar masih menjadi pemuncak klasemen perolehan medali dengan merangkum 129 emas, 98 perak, dan 112 perunggu.

Berada di posisi kedua Jawa Timur yang sudah merangkum 108 emas, 87 perak, dan 81 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta menempati peringkat ketiga dengan perolehan medali 103 emas, 91 perak, dan 96 perunggu.

Prestasi Kontingen Jabar di PON XX Papua 2021 tidak hanya soal perolehan medali, tetapi juga rekor-rekor PON dan Asia yang berhasil dicatatkan atlet-atlet Jabar dari beberapa cabang olahraga (cabor).

Lima pelari Jabar, misalnya, berhasil memecahkan tiga rekor sekaligus. Rekor pertama dicatat oleh Halomoan Edwin Binsar Simanjuntak pada nomor lari gawang 400 meter. Peraih medali perak Sea Games itu mencatatkan waktu tercepat 51.33 detik.

Baca juga: Jawa Barat Pasti Juara Umum PON XX Papua, Tak Terkejar Jatim & DKI Jakarta, Karateka Jabar Bersujud

Baca juga: Atlet Angkat Berat Asal Kuningan Kembali Raih Medali Emas PON XX Papua, Pecahkan Rekor Nasional

Catatan waktu tersebut pun memecahkan rekor PON yang sebelumnya dipegang pelari Nusa Tenggara Barat (NTB) Andrian dengan waktu 51.83 detik pada PON XIX Tahun 2016.

Dilansir situs resmi KONI Jabar, Halomoan memang bertekad untuk memecahkan rekor PON selain meraih medali emas.

"Saya memang secara pribadi sudah menargetkan untuk bisa memecahkan rekor. Minimal rekor PON dan bisa tercapai," kata Halomoan.

Selain Halomoan, pelari asal Jabar Tyas Murtingsih juga mampu memecahkan rekor nasional pada nomor lari putri 100 meter yang selama 20 tahun dipegang oleh Irene Truitje dengan catatan waktu 11.74 detik. Sedangkan dalam PON XX Papua 2021, Tyas mencatatkan waktu 11.67 detik.

Tyas juga turut memecahkan rekor PON nomor 4x100 estafet putri milik DKI Jakarta dengan waktu 45.93 detik di PON XVII Kalimantan Timur 2008. Bersama Raden Roselin Fika, Erna Nuryanti, dan Ulfa Silpiana, Tyas mencatatkan waktu 45,67 detik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved