Breaking News:

Polisi Menduga Ada Peredaran Ganja Dikendalikan Warga Binaan Lapas Kuningan, Begini Kata Kalapas 

Gumilar Budirahayu mengatakan, bahwa pihaknya membantu polisi agar dapat melakukan pemeriksaan di dalam lapas.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kalapas Cijoho kelas IIA Kuningan Gumilar Budirahayu 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Gumilar Budirahayu menyatakan pihaknya bersama aparat terkait sudah menyepakati untuk melakukan pemberantasan peredaran narkoba.

Untuk itu Lapas Kelas IIA Kuningan selalu siap membantu kepolisian dalam mengungkap kasus peredaran narkoba.

Termasuk turut membantu pihak kepolisian yang baru-baru ini mengamankan dua tersangka peredaran narkoba yang diduga akan dikirim ke Lapas Kuningan.

Gumilar Budirahayu mengatakan, bahwa pihaknya membantu polisi agar dapat melakukan pemeriksaan di dalam lapas.

Proses pemeriksaan dilakukan polisi apda 30 September kemarin, Lapas Kuningan pun memberikan akses yang sebesar-besarnya guna pengungkapan penyidikan tersebut.

"Betul, pada waktu itu kami kedatangan Tim Resmob Satres Narkoba dan kami berikan akses seluasnya, terlebih dengan informasi terkait penyidikan dugaan penyalahgunaan narkoba yang d lakukan oknum warga binaan," kata Gumilar Budirahayu mengawali perbincangan tadi.

Buntut kejadian tersebut, Kalapas Kuningan Gumilar Budirahayu langsung memerintahkan petugas untuk memfasilitasi apa yang diperlukan oleh Satnarkoba sehingga disini mereka melakukan pemeriksaan.

"Dalam kegiatan pemeriksaan itu terbukti ada yang didapati. Ada 1 hp dijadikan barang bukti dan kami bersama-sama berkomitmen dengan Polres Kuningan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan warga binaan," katanya.

Pada prinsipnya, kata Gumilar Budirahayu mengklaim sepakat untuk melakukan pemberantasan peredaran narkoba di lapas Kuningan.

"Iya kami mendukung penuh apa yang dilakukan penyidik kita akan membuka akses seluas-luasnya untuk penyidikan tersebut. Terus terang dengan kejadian itu membuat kami terpukul padahal upaya yang kita lakukan terhadap pembinaan narapidana tidak henti-hentinya," katanya.

Bentuk pembina yang di lakukan pada warga binaan, seperti beberapa waktu lalu sudah ada deklarasi tidak ada lagi peredaran handphone narkoba dan pungli. Namun kenyataan masih ada.

"Adanya kejadian ini, kita minta untuk bisa dituntaskan kalau perlu jika ada petugas yang terlibat sikat saja kita tidak akan menutupi. Kita selalu koordinasi yang terbaik dalam pengungkapan kasus ini,"  ujarnya. (*)

Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memberikan keterangan kepada awak media seusai berhasil tangkap pengedar ganja, Selasa (12/10/2021).
Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya memberikan keterangan kepada awak media seusai berhasil tangkap pengedar ganja, Selasa (12/10/2021). (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

Baca juga: Dua Kilogram Ganja Mau Dikirim ke Lapas Kuningan, Digagalkan Petugas Polres Kuningan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved