Breaking News:

Macan Tutul Slamet Ramadhan dan Elang Jawa Huni Gunung Ciremai, Kepala BTNGC Sebut Kondisi Sehat

belum lama ini hasil laporan dan evaluasi kondisi Slamet Ramadhan yang terekam kamera trap itu terlihat baik.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Slamet Ramadhan, macan tutul yang dilepasliarkan di TNGC Kuningan, terekam kamera dalam kondisi sehat dan bugar. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Masih ingat dengan Slamet Ramadhan, seekor Macan Tutul yang ada berada di kawasan Gunung Ciremai?. Kini kondisinya makin sehat dan membaik.

Hal itu dikatakan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Teguh saat dihubungi ponselnya tadi, Selasa (5/9/2021).

Teguh mengatakan, belum lama ini hasil laporan dan evaluasi kondisi Slamet Ramadhan yang terekam kamera trap itu terlihat baik.

"Kondisi badannya sehat dan ada perkembangan dalam pertumbuhan pada tubuhnya," kata Teguh.

Baca juga: GEGER! Macan Tutul Terekam Kamera di Hutan Gunung Sanggabuana, Diduga Pemangsa Hewan Ternak Warga

Sehatnya Slamet Ramadhan, Teguh mengklaim menunjukkan bahwa ekosistem di kawasan Gunung Ciremai masih bagus. Hal ini juga dirasakan hewan lindung lainya, seperti Elang Jawa.

"Ya ekosistem di Gunung Ciremai masih bagus. Selain pertumbuhan Slamet Ramadhan juga baik, Elang Jawa pun demikian. Artinya konsumsi atau ekosistem yang dibutuhkan hewan lindung masih bagus," katanya.

Di samping itu, Teguh mengatakan bahwa untuk pengembangbiakan hewan lindung di kawasan Gunung Ciremai. Kondisinya masih dalam kajian dan melihat keberadaan lingkungan habitatnya.

"Untuk Slamet Ramadhan di sana ada dua ekor, dan semuanya pejantan. Untuk perkembangbiakan, kita akan kordinasi dengan BKSDA dalam menanyakan soal betinanya dari Macan Tutul tersebut," katanya.

Baca juga: Macan Tutul Muncul di Gunung Sanggabuana, Mangsa Empat Ekor Kambing Milik Warga Cisarongge

Terlepas dengan kondisi satwa lindung, Teguh menambahkan untuk pelaksanaan kerja dalam pengawasan kawasan Gunung Ciremai tentu berjalan lancar. "Ya untuk para pendaki, kita tetap kordinasi dengan pemerintah daerah Kuningan dan Majalengka. Sebab ini masih kaitan dengan Pandemi Covid19," katanya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved