Breaking News:

Saat Akan Pergi Kerja, Polisi Farhan Melihat Asap Kebakaran di Jalan Kuningan, Ini Yang Dilakukannya

Kepulan asap yang didiuga akibat kebakaran terlihat di Jalan Siliwangi, Kuningan. Ini juga terlihat oleh Petugas polisi bernama Ipda Farha

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
(Shutterstock)
Ilustrasi api kebakaran - Saat Akan Pergi Kerja, Polisi Farhan Melihat Asap Kebakaran di Jalan Kuningan, Ini Yang Dilakukannya 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kepulan asap yang didiuga akibat kebakaran terlihat di Jalan Siliwangi, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021).

Kondisi itu pun terlihat oleh petugas polisi lalu lintas saat sedang melintas di jalan tersebut.

Petugas polisi yang belakangan diketahui bernama Ipda Farhan, ini tidak tinggal diam atau cuek.

Ipda Farhan langsung mendekati lokasi kebakaran.

Baca juga: Rumah Mewah Minimalis di Indramayu Kebakaran, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Lalu apa yang kemudian dilakukannya?

"Pas mau ke kantor saya lihat kepulan asap. Terus melihat lebih dekat, toko peralatan itu masih terkunci," kata IPDA Farhan kepada Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi dalam keterangan tadi, Selasa (28/9/2021).

Tidak lama menerima laporan tadi, kata Khadafi langsung mengerahkan petugas pemadam kebakaran serta bergegas menuju lokasi kebakaran tersebut.

"Laporan dari Pak Farhan, kami langsung ke lokasi kebakaran," kata Khadafi lagi.

Peristiwa kebakaran hingga menghabiskan sebagian peralatan dalam toko tersebut, menurut Khadafi mengaku kuat dugaan bahwa api berasal dari konsleting arus listrik akibat hubungan pendek.

Baca juga: VIRAL Ratusan Kambing Tutup Jalur Mobil Damkar Kuningan Saat Menuju ke Lokasi Kebakaran

"Api di duga dari konsleting atau hubungan arus pendek, dari CCTV yang ada di lokasi," katanya.

Lokasi kebakaran terjadi pada toko tersebut merupakan milik Marthen (58) yang beralamat di Jalan Siliwangi, kemudian untuk pemadaman berhasil dilakukan pada pukul 08.35  wib atau selama 2 jam dari terjadi kebakaran tersebut.

"Akibatnya bangunan seluas 10 x 8 meter itu terbakar hingga 30 persen dengan total kerugian sekitar Rp 100 juta," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved