Breaking News:

Proyek Jalan Lingkar Timur Kuningan Jadi Tempat Kongkow Pemuda, Berani Balap Motor Auto Diusir Warga

Tidak sedikit, kalangan pemuda atau komunitas motor tertentu datang, untuk melakukan tes kecepatan kuda besi.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Proyek  pembangunan jalan alternatif jalur lintas timur Kuningan sebagai pengurai kemacetan Jalan Nasional Kuningan - Cirebon terus digenjot. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur menjadi magnet baru bagi kawula muda di desa-desa yang dilewati jalan itu. Itu terlihat setiap hari jelang pergantian waktu siang menuju malam, kalangan remaja dan pemuda datang ke lokasi hanya untuk menghabiskan waktu.

"Untuk lokasi  jalan lingkar timur ini, memang pada waktu sore itu sepanjang pinggir jalan banyak anak - anak nongkrong. Termasuk lokasi pembangunan jalan lingkar ini," kata Rudi, salah seorang tokoh masyarakat Desa Sangkamulya, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan Jawa Barat, Rabu (15/9/2021).

Rudi menyebutkan lokasi proyek pembangunan jalan  itu masuk wilayah Desa Sangkamulya. Kemudian sebagai usaha menertibkan kepada para anak muda yang nongkrong di sini, lanjut Rudi, warga dan  Karang Tarana terjun untuk mengawasi keluar masuk kendaraan.

"Alasan mereka nongkrong di sini, itu rata - rata sengaja menghibur diri dengan suasana alam masih sepi," katanya.

Baca juga: Akhir Tahun Jalan Lingkar Timur Kuningan Bisa Dipakai untuk Urai Kemacetan Jalur Nasional Cirebon

Tidak sedikit, kata Rudi menyebut kalangan pemuda atau komunitas motor tertentu datang, untuk melakukan tes kecepatan kuda besi.

"Ya kalau diperhatikan, ada anak - anak motor datang kesini, ada saja yang ngetes kecepatan motornya tapi tidak balapan. Dulu pernah ada yang sengaja balap di jalur ini, kami langsung larang dan usir mereka dari sini," katanya.

Rudi yang juga tokoh masyarakat setempat, mengaku pernah terlibat dalam pelaksanaan  pembangunan jalan tersebut.

"Sebenarnya kalau yang kerja di pembangunan jalan ini, dulu banyak melibatkan warga desa kami, namun posisi wilayah pengerjaan beda saat sekarang, jadi warga kami banyak mundur cuma atur parkir saja di sini," ujarnya.

Baca juga: Saluran Air Meluap Jalan Menuju Lingkar Selatan dari Arah Pusat Kota Sukabumi Terputus

Sisi lain kehadiran para remaja dan anak-anak muda di sekitaran proyek, munculnya kegiatan niaga.

"Ya lokasi ramai begini, kami bareng Pemuda Karang Taruna ikut berdagang begini. Seperti dagang kopi dan rokok terus makanan ringan kemasan lainnya," katanya. 

Sebagai \ informasi, proyek  pemerintah dalam pembuatan jalan alternatif atau sebagai pengurai kemacetan Jalan Nasional Kuningan - Cirebon terus digenjot.

"Sesuai arahan Menteri PUPR akhir tahun harus selesai, jadi untuk pelaksanaan kerja kami mempercepat pengerjaan Jalan Lingkar Timur Kuningan sepanjang 7,2 kilometer," ujar Kabid Bina Marga Kuningan Tedi Kusmayadi saat menyampaikan keterangannya kepada Tribuncirebon.com, saat ditemui di kantornya Jalan RE Martadinata, Rabu (15/9/2021).

Menurutnya pengerjaan ini diketahui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, progres pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan saat ini sudah mencapai 71,6 persen dan ditargetkan pembangunannya dapat selesai pada November 2021.

"Dari panjang Jalan Lingkar Timur yang masih dikerjakan saat ini, terdapat pembangunan jembatan sepanjang 50 meter yang saat ini sudah masuk ke tahap proses erection girder jembatan," ujarnya.

Secara total Jalan Lingkar Timur Kuningan ini memiliki panjang sekitar 13,7 kilometer dimana 6,5 kilometer jalan sudah selesai dibangun sebelumnya dan pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan sendiri dimulai sejak Desember 2019 dengan nilai mencapai Rp 97,37 miliar.

"Akses utama melalui jalur Cirebon-Cilimus- Kuningan kondisinya sudah padat. Adanya pembangunan jalan lingkar timur ini untuk mengurai kepadatan lalulintas, terutama akses menuju Kuningan Kota dan sekitarnya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved