Breaking News:

Kepala KPPBC TMP C Cirebon Siap Mendorong dan Memfasilitasi Kebangkitan Industri di Ciayumajakuning

Pihaknya akan mengasistensi sektor industri khususnya yang bergerak di bidang ekspor dan impor mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA DOK KPPBC TMP C CIREBON
Kepala KPPBC TMP C Cirebon, Encep Dudi Ginanjar, saat menyampaikan sambutan dalam ekspor perdana 1575 pasang sepatu merek Under Armour buatan PT Long Rich Indonesia, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Cirebon, Encep Dudi Ginanjar, menyatakan kesiapannya mendorong dan memfasilitasi dunia industri di Ciayumajakuning bangkit.

Kesiapan itu sebagai bentuk partisipasi KPPBC TMP C Cirebon mendukung program pemulihan ekonomi nasional yang digulirkan pemerintah.

Pihaknya akan mengasistensi sektor industri khususnya yang bergerak di bidang ekspor dan impor mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat.

Menurut dia, fasilitas itu diberikan kepada perusahaan yang telah memenuhi persyaratan tertentu untuk mendapatkan penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor.

"Penangguhan ini diberikan setiap kali perusahaan mengimpor bahan baku dan/atau bahan penolong untuk kegiatan produksinya," kata Encep Dudi Ginanjar saat ditemui usai pelepasan ekspor perdana ke Amerika Serikat di PT Long Rich Indonesia, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Pabrik Sepatu di Kabupaten Cirebon Lepas Ekspor Perdana ke Amerika Serikat

Baca juga: Pabrik Sepatu di Majalengka Ini Tetap Operasional saat PPKM Darurat, Manajer: Terapkan Prokes Ketat 

Ia mengatakan, perusahaan bisa mendapatkan advantage pada cashflow, karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk melunasi Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor.

Diketahui, PT Long Rich Indonesia bergerak di bidang industri sepatu bermerek internasional di antaranya, Under Armour, Asics, Brooks, dan Crocs.

Perusahaan yang berorientasi ekspor itu berhasil diasistensi KPPBC TMP C Cirebon untuk mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat sejak 3 Mei 2021.

Saat ini, perusahaan tersebut telah merekrut 2384 tenaga kerja, dan ditargetkan pada 2023 akan mempunyai 20 ribu karyawan.

"Ekspor perdana ini bukti keberhasilan fasilitas Kawasan Berikat yang diberikan KPPBC TMP C Cirebon dalam mendorong bangkitnya industri di masa pandemi Covid-19," ujar Encep Dudi Ginanjar.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 1575 pasang sepatu merek Under Armour buatan PT Long Rich Indonesia diekspor ke Amerika Serikat.

Sepatu yang dikemas dalam satu kontainer berukuran 20 feet LCL tersebut Nilai Devisa Ekspornya mencapai 24343,44 dolar Amerika Serikat.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved