Kepala BKD Kota Cirebon Optimistis Target PAD Tahun Ini Tercapai, Saat Ini Baru 43,44 Persen
pihaknya meyakini target PAD tercapai melihat tren sektor ekonomi dan pariwisata yang direlaksasi sejak PPKM level 3 diberlakukan di Kota Udang
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, Arif Kurniawan, optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini bakal tercapai.
Sebab, menurut dia, saat ini sektor perekonomian mulai bangkit secara perlahan sejak status PPKM di Kota Cirebon turun ke level 3.
Karenanya, pihaknya meyakini target PAD tercapai melihat tren sektor ekonomi dan pariwisata yang direlaksasi sejak PPKM level 3 diberlakukan di Kota Udang.
"Dilihat dari situasi dan kondisi sekarang, kami sangat yakin target PAD akan tercapai," ujar Arif Kurniawan saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (11/9/2021).
Baca juga: Taat Bayar Pajak, Seorang Buruh Pabrik di Majalengka Dapat Hadiah Sepeda Motor
Ia mengatakan, kebangkitan sektor perekonomian di Kota Cirebon akan meningkatkan PAD Kota Cirebon pada tahun ini.
Selain itu, dibukanya sektor jasa dan pariwisata turut berdampak pada realisasi PAD meski jumlah pengunjungnya masih dibatasi.
Sementara target PAD Kota Cirebon pada 2021 sebesar Rp 516,9 miliar yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan lain-lain yang sah.
"Realisasi pajak daerah bisa dilihat secara online di situs resmi BKD Kota Cirebon," kata Arif Kurniawan.
Sementara Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, berpesan agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan meski sejauh ini kasus Covid-19 semakin landai.
Baca juga: Masyarakat Dapat Beban Tambahan, 13 Jenis Sembako Ini Akan Dikenakan Pajak: Beras, Telur hingga Gula
Ia mengakui, pandemi Covid-19 membuat Pemkot Cirebon membuat banyak kebijakan dan menyesuaikan anggaran dalam postur APBD untuk menanganinya.
"Roda perekonomian perlahan meningkat lagi, insyaallah pendapatan daerah bisa tercapai targetnya, tapi harus disiplin prokes supaya masyarakat tetap sehat," ujar Nasrudin Azis.
Arif Kurniawan mengatakan, PAD tersebut berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan lain-lain yang sah.
"Saat ini, realisasi PAD tahun ini baru mencapai 43,44 persen dari yang ditargetkan," kata Arif Kurniawan saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (11/9/2021).
Ia mengatakan, hingga 31 Agustus 2021, realisasi PAD Kota Cirebon telah mencapai Rp 224,53 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/pajak-pbb.jpg)