Breaking News:

Domba Mati Misterius di Ciamis Dipastikan Dimangsa Macan Gunung Sawal, Warga Diminta Waspada

Dari leher yang terkoyak ditemukan bekas gigitan. Bekas gigitan macan. Juga ada bekas cakar oleh macan

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Macan tutul penguasa Gunung Sawal yang kembali masuk perangkap di Blok Cilumpang Desa Cikupa Kecamatan Lumbung Ciamis, Kamis (25/6) pagi. 

Laporan Kontributor TribunJabar di Ciamis, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Matinya seekor domba milik warga di Blok  Leungsir Rt 02 RW 01 Dusun Sindanglaya Desa Ciakar Cipaku Ciamis dengan leher terkoyak dipastikan karena dimangsa oleh macan. Macan tersebut diduga turun dari hutan Gnung Sawal.

Bekas gigitan dan cakaran di tubuh domba yang malang tersebut menjadi petunjuk bahwa pelakunya adalah macan. Tapi belum bisa dipastikan apakah itu jenis macan tutul atau macan kumbang.

“Kejadiannya kan diketahui Sabtu (4/9) pagi. Hari itu juga kami langsung ke lokasi. Langsung melakukan pengecekan,” ujar Plh Kasi VI BKSDA Wilayah III Ciamis, Tatan Kustandi kepada Tribun Kamis (9/9).

Seekor domba  milik Ahmad Mistar ditemukan sudah tak bernyawa tergeletak di kandang di Blok Leungsir Rt 02 RW 01 Dusun Sindanglaya Desa Ciakar. Lokasi kandang tak dari jauh dari sisi hutan Gunung Sawal. Domba tersebutdengan kondisi leher luka terkoyak.

Baca juga: Macan Gunung Sawal Ciamis Diduga Masuk Permukiman dan Mangsa Kambing Milik Warga

Baca juga: Selain Slamet Ramadhan, Ada 5 Ekor Macan Lainnya yang Menjaga Gunung Ciremai Dalam Kondisi Sehat

Dari leher yang terkoyak ditemukan bekas gigitan. Bekas gigitan macan. Juga ada bekas cakar oleh macan. Di sekitar lokasi juga ditemukan jejak macan.

“Makanya dipastikan domba milik warga tersebut mati karena dimangsa macan.  Jumlah ternak warga yang dimangsa macan ada satu ekor,” katanya.

Tatan sendiri belum bisa memastikan apalah “pelaku”nya macan kumbang atau macan tutul.

“Bangkai  domba itu  sendiri hari Sabtu itu juga sudah dikuburkan setelah dilakukan pengecakan,” ujar Tatan.

Setelah dimemangsa  domba tersebut menurut Tatan diperkirakan macan pemangsa tidak berhasil membawa kabur domba yang sudah diterkamnya. Mungkin karena berat domba cukup berat. Atau karena hari keburu siang, sudah banyak orang lalu lalang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved