Jumat, 8 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Selain Slamet Ramadhan, Ada 5 Ekor Macan Lainnya yang 'Menjaga' Gunung Ciremai Dalam Kondisi Sehat

roll on camera pengintai berhasil merekam 2.000 video yang berisi aktivitas satwa liar Gunung Ciremai terutama macan tutul Jawa

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tangkapan layar video
Kondisi Slamet Ramadhan terekam camera trap terpasang di kawasan TNGC 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) tak hanya dihuni Slamet Ramadhan, sebutan seekor macan tutul Jawa yang telah dilepasliarkan  pada bulan Juli 2019 lalu.

Tapi masih ada macan tutul lainnya di hutan lebat Ciremai,

“Diperkirakan ada sebanyak lima ekor macan sejenis Slamet yang hidup dengan kondisi sehat,” ungkap Petugas Pengendali Ekosistem Hutam (PEH) dan Polisi Kehutanan Taman Nasional Gunung Ciremai, Idin Abdin, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Anak Petani di Indramayu Jadi Miliarder Miliki Kos-kostan Ala Hotel, Ini Kisah Suksesnya

Baca juga: Tak Sudi Nganggur di Tengah Pandemi Covid-19, Pria Ini Bangkit, Kini Jadi Big Boss Kurir Bersepeda

Baca juga: Isak Tangis Iringi Kepergian Jenazah Perawat RSD Gunung Jati Cirebon yang Meninggal Akibat Covid-19

Baca juga: Amerika Serikat Selangkah Lagi Punya Presiden Baru, Joe Biden Diprediksi Menang, Donald Trump Keok

Diketahuinya kondisi macan tutul makin membaik dan sehat, kata Idin, tidak lepas dari pantauan melalui kamera pengintai yang dipasang.

"Kami sudah memasang kamera pengintai khusus untuk memantau Slamet. Empat kamera berhasil merekam aktivitas Slamet sejak April hingga November," kata dia.

Menurut Idin, roll on camera pengintai berhasil merekam  2.000 video yang berisi aktivitas satwa liar Gunung Ciremai terutama macan tutul Jawa yang bernama latin Panthera pardus melas ini.

"Slamet Ramadhan sehat dengan pasokan pakan cukup dan terekam itu menandai wilayah jelajah dengan urin, feses dan cakaran," ujarnya.

Slamet Ramadhan menempati habitat hutan tropis di suatu titik di dalam Gunung Ciremai.

“Punggungan bukit yang dekat dengan sumber air menjadi tempat favorit Slamet,” ujarnya.

Untuk kamera pengintai sendiri akan terus dipasang selama dua musim. “Setelah menyalin data petugas mengganti baterai sehingga aktivitas satwa liar di Gunung Ciremai bisa terus terekam,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pecinta lingkungan dari Peduli Karnivor Jawa, Didik Raharyono menambahkan, Slamet Ramadhan telah mengisi relung kosong hutan di Gunung Ciremai.

“Selama 20 tahun berkecimpung di dunia kucing besar seperti macan tutul Jawa, saat ini di dalam hutan Gunung Ciremai terdapat setidaknya lima ekor macan,” ujar Didik.

Seekor macan bisa melakukan penjelajahan antara 400 sampai 600 hektare. “Sedangkan luas Gunung Ciremai sekitar 15 ribu hektare, ya mungkin ada lima ekor macan hidup di kawasan tersebut," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved