Breaking News:

Walau PPKM Level 3, Warga Tetap Semangat Ikut Pesta Rakyat Meriahkan Hari Jadi ke-523 Kuningan

pesta rakyat yang diisi dengan berbagai lomba sudah menjadi kebiasaan warga saat memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-76 RI

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Warga Blok Sawahwaru gelar pesta rakyat sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke 523 Kuningan di halaman SDN 11 Kuningan, Sabtu (4/9/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Masa PPKM Darurat level 3 di Kuningan mendapat pelonggaran  dari kepala daerah setempat. Hal itu seperti terlihat di lingkungan masyarakat banyak menggelar kegiatan sebagai pesta rakyat dalam memeriahkan Hari Jadi ke-523 Kuningan.

"Informasi kami terima, adanya kegiatan atau pesta rakyat sebagai hiburan warga. Karena sebelumnya telah beredar kebijakan pemerintah daerah yang mengeluarkan kelonggaran bagi masyarakat untuk berkegiatan," kata Ulfa salah seorang warga setempat, saat ditemui di sela perlombaan yang melibatkan kalangan anak - anak lingkungan Blok Sawahwaru, Kecamatan / Kabupaten Kuningan, Sabtu (4/9/2021).

Ulfa menyebut, pesta rakyat yang diisi dengan berbagai lomba sudah menjadi kebiasaan warga saat memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-76 RI dan Hari Jadi ke-523 Kuningan.

"Acara lomba - lomba sebagai hiburan dalam memeriahkan Agustusan dan Hari Jadi Kuningan, ini sudah biasa diadakan setiap tahun. Namun tahun kemarin itu tidak ada sama sekali, karena ancaman Covid-19 nya masih tinggi," katanya.

Baca juga: Hari Jadi ke-523 Kuningan, Warga Kelahiran September Gratis Masuk Objek Wisata, Cukup Tunjukkan KTP

Baca juga: Bupati Acep Purnama Sawer Hadiah untuk 18 Pondok Pesantren di Kuningan, Ternyata Ini Prestasinya

Aneka lomba yang melibatkan anak - anak, itu seperti lomba tangkap dan memindahkan belut dari tempat satu ke tempat lain. Selain itu, ada lomba pukul kendi yang diisi air, lomba makan kerupuk dan lomba atau balap karung.

"Untuk lomba yang dilaksanakan itu sebagai hiburan. Selain itu memberikan kesempatan untuk mengasah motorik kiri pada anak tersebut," katanya Ulfa yang juga Tutor PAUD  Al Fallah Sawahwaru.

Pantauan di lokasi dalam pesta rakyat, sejumlah anak tidak lepas dari pengawasan orang tua, sehingga dalam kegiatan tadi berjalan lancar. "Ya kalau orang tua yang hadir, sekadar melihat dan mengawasi anak saja," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved