Breaking News:

Padahal Dikenal Vaksin Sultan, Moderna Masih Sisa Banyak di Indramayu karena Kurang Diminati Warga

Deden Bonni Koswara mengakui, Vaksin Moderna ini kurang diminati oleh masyarakat umum di Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
(TRIBUNNEWS/Jeprima)
Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu kembali akan membuka pendaftaran baru untuk masyarakat yang ingin mendapat Vaksin Moderna.

Hal ini dikarenakan masih adanya sisa dari jatah kuota sekitar 4 ribu orang untuk dua kali penyuntikan.

Sampai dengan saat ini, penyuntikan Vaksin Moderna baru sekitar 2.300 orang.

"Iya baru sekitar setengahnya, kita akan buka pendaftaran lagi," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com, Rabu (1/9/2021).

Deden Bonni Koswara menambahkan, penyuntikan vaksin ini harus direncanakan dahulu dengan membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mendapat vaksin tersebut.

Pasalnya, perlakuan terhadap Vaksin Moderna harus khusus, jika sudah dilarutkan vaksin itu harus segera disuntikan.

Pihaknya pun menargetkan untuk satu kali penyuntikan harus diberikan kepada sebanyak 14-15 orang. 

Berbeda dengan vaksin Sinovac, walau sudah dilarutkan, vaksin tersebut bisa disimpan dahulu.

Hal ini lah yang membuat Vaksin Moderna ini kerap kali disebut juga dengan vaksin sultan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved