Breaking News:

Konflik Afghanistan

Gadis-gadis di Afghanistan Terancam, Taliban Datang dari Rumah ke Rumah untuk Menikahi Mereka

Seperti diungkapkan aktivis sosial Fariha Easer, Taliban masih mencari perempuan atau gadis berusia 15 tahun untuk dinikahi.

Editor: Mumu Mujahidin
(HO/STR/AFP)
Pejuang Taliban berpose saat mereka berjaga di sepanjang pinggir jalan di Herat. Afghanistan, pada 14 Agustus 2021. 

TRIBUNCIREBON.COM - Setelah menguasai Afghanistan Taliban dikabarkan melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah, mencari perempuan untuk dinikahi anggotanya.

Namun tak hanya dinikahi, perempuan-perempuan tersebut sebelumnya bahkan diperkosa.

Taliban kembali menguasai Afghanistan, setelah berhasil menduduki Kabul, Minggu (15/8/2021).

Meski kelompok tersebut telah menjanjikan transisi kekuasaan yang damai dan tanpa pembunuhan balas dendam, kenyataannya kekerasan di sana kian tinggi.

Sejumlah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masih kerap terjadi di sana.

Seperti diungkapkan aktivis sosial Fariha Easer, Taliban masih mencari perempuan atau gadis berusia 15 tahun untuk dinikahi.

Fariha, yang sepanjang waktunya memperjuangkan hak perempuan Afghanistan, pencarian Taliban itu dilakukan dari rumah ke rumah.

“Mereka mengatakan bahwa mereka adalah penyelamat, penjaga Islam, dan pembebas dari barat,” tutur Fariha dikutip dari Daily Star.

“Mereka meminta seorang ayah untuk memberikan putrinya untuk dijadikan istri. Mereka mengatakan salah satu Taliban adalah Mullah, dan mereka harus menikahkan mereka,” tambahnya.

Menurut Fariha, perempuan itu dibawa pergi setelah pernikahan. Namun sang ayah kemudian menemukan kenyataan yang memiriskan hati.

Baca juga: Pantas Taliban Gampang Mengetahui Pengkhianat, Ternyata Pakai Alat Ini untuk Intai Warga Afghanistan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved