Breaking News:

Emak-emak di Sukabumi Tertangkap Basah Hendak Mencuri di Rumah Warga, Polisi Ungkap Kronologinya

Polsek Gunungguruh telah mengamankan amankan emak-emak berinisial EH (49) warga Pamuruyan Cibadak yang tertangkap basah akan mencuri

Editor: Mumu Mujahidin
Dok Polsek Gunungguruh
EH Menerima Bantuan Dari Kapolsek Gunungguruh Sukabumi usai ketahuan hendak mencuri di rumah warga. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Seorang emak-emak di Sukabumi tertangkap basah akan mencuri di rumah warga.

Polsek Gunungguruh Polres Sukabumi Kota membenarkan telah mengamankan amankan emak-emak berinisial EH (49) warga Pamuruyan Cibadak yang tertangkap basah diduga akan mencuri di salah satu rumah warga di Kampung Bojong Neros Rt 05/03 Desa Mangkalaya, Kecamtan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Kamis malam (26/8/2021). 

Kapolsek Gunungguruh, IPTU Didin Waslidin mengatakan, peristiwa tersebut terjadi setelah sebelumnya Polsek Gunungguruh menerima informasi masyarakat terkait adanya seseorang yang diduga melakukan percobaan pencurian di salah satu rumah warga.

EH Menerima Bantuan Dari Kapolsek Gunungguruh Sukabumi usai ketahuan hendak mencuri di rumah warga.
EH Menerima Bantuan Dari Kapolsek Gunungguruh Sukabumi usai ketahuan hendak mencuri di rumah warga. (Dok Polsek Gunungguruh)

"Memang betul, tadi malam Polsek Gunungguruh mengevakuasi seseorang yang telah diamankan warga karena diduga melakukan percobaan pencurian di salah satu rumah warga," ujarnya Jum'at (27/08/2021).

Terkait peristiwa tersebut, Polsek Gunungguruh mengedepankan restorative justice dengan menyelesaikan permasalahan tersebut melalui musyawarah yang disaksikan dan disepakati oleh korban, pihak keluarga terduga pelaku dan beberapa pihak lainnya. 

"Setelah pemeriksaan dan upaya islah, kami perbolehkan pihak keluarga untuk membawanya pulang," ujar Didin.

Baca juga: Emak-emak Nekat Maling Motor karena Butuh Duit Buat Beli Sabu, Begini Modus Jahatnya

Hasil pemeriksaan memang dari pengakuannya, pelaku mengaku khilaf dan sempat ada niat untuk melakukan pelanggaran hukum akibat terdesak kebutuhan ekonomi.

"EH ini bingung dengan kesulitan ekonomi kebutuhan sehari-hari dialaminya," terang Didin.

Upaya meringankan beban kebutuhan EH, Kapolsek pun memberikan paket sembako saat ia akan pulang usai menjalani pemeriksaan.

"Kami juga memberikan bantuan sosial berupa beras kepada yang bersangkutan yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM," tandasnya.

Baca juga: Emak-emak di Subang Marahi Petuagas Saat Razia PPKM Darurat, Minta Bupati Menghadap

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved