Breaking News:

ADA Apa di Balik Penunjukan Luhut Jadi 'Panglima Perang' PPKM Darurat, Moeldoko Beberkan Semuanya

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko, akhirnya buka suara tentang alasan di balik penunjukan Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Panglima Perang PPKM Darurat

Editor: dedy herdiana
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). 

Wawancara Eksklusif  Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

TRIBUNCIREBON.COM -- KEPALA Staf Kepresidenan, Moeldoko, akhirnya buka suara tentang alasan di balik penunjukan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai "Panglima Perang" Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, tempo hari.

Berbagai hal, ujarnya, menjadi pertimbangan. Tak hanya soal Luhut dan PPKM Darurat, Moeldoko juga mengungkap alasan di balik inspeksi mendadak Presiden Joko Widodo apotek yang viral serta dugaan ketidakkompakkan Kabinet dalam menghadapi Covid-19.

Berikut petikan wawancara khusus Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan Manager Pemberitaan Tribun Network Rachmat Hidayat dengan Moeldoko, Rabu (28/7/2021).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (2/7/2019).)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Selasa (2/7/2019).) (KOMPAS.COM/MUTIA FAUZI)

Sebenarnya, apa peran Kantor Staf Kepresidenan (KSP)?

Secara umum, tugas pertama memastikan bahwa program atau proyek strategis nasional tersampaikan dengan baik. Kalau ada hambatan di lapangan, kita yang membantu menyelesaikan.

Berikutnya komunikasi politik dan publik. Disinformasi hari-hari ini sungguh luar biasa. Berita yang salah berulang-ulang jadi seolah benar. Tugas kami meluruskannya.

Kami juga membuka kantor KSP selebar-lebarnya agar terjadi komunikasi yang baik antara masyarakat dan kantor kepresidenan.

Biasanya komunitas, asosiasi, datang ke kantor kami. Mereka menyampaikan keluhan, kadang marah. Kami mendengarkan saja. Karena KSP tempat terakhir pengaduan. Setidaknya kami bisa menyampaikan kepada lembaga terkait.

Itu lah peran-peran yang kami jalankan, mendekatkan masyarakat dengan Istana. Apa yang saya dengar saya catat. Kalau Presiden perlu mendengarkan, kami sampaikan.

Baca juga: PPKM Berakhir 2 Agustus 2021, tapi Hari Ini Penambahan Kasus Covid-19 Ada 43.479, Diperpanjang Lagi?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved