Breaking News:

Selain Oksigen, Bupati Purwakarta Ungkap Fakta Lain Soal Pasien Covid-19 Meninggal di RS Holistic

Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Purwakarta menemukan fakta lain di Rumah Sakit Umum (RSU) Holistic Purwakarta.

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Cipta Permana
ILUSTRASI: Foto tabung oksigen isi ulang volume satu meter kubik kosong yang berjejer di depan pintu masuk apotek Kimia Farma 43 Buah Batu, Minggu (27/6/2021) 

"Termasuk adalah ruangan isolasi yang terkenanan negatif artinya mereka hanya mempunyai ruangan isolasi dengan warna hijau artinya juga hanya bisa menerima pasien yang bergejala ringan," ucapnya.

Kemudian, tambah Anne bahwa pihak satgas juga akan memeriksa lebih lanjut terhadap distributor dari oksigen yang memasok kepada RS Holistic yang dimana sempat tersendak pengiriman.

"Kemudian kaitan dengan terkendalanya distribusi oksigen kepada rumah sakit tersebut itu kita satgas kabupaten akan menelusuri nanti kenapa itu bisa terjadi," tambah Anne.

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (IRNA)

Sebelumnya diberitakan dampak dari kehabisan stok oksigen yang terjadi di RSU Holistik yang berada di Kecamatan Pondok Salam, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengakibatkan tiga pasien positif Covid-19 meninggal dunia.

"Dampaknya untuk pasien yang bergantung kepada alat, kepada oksigen yang membutuhkan akhirnya tidak tertolong (meninggal dunia) sehari kemarin tiga orang, dampak dari oksigen," kata Direktur RSU Holistik dr Fanani Fathihah saat di konfirmasi, Rabu, (21/07/2021).

Sementara saat dikonfirmasi, pihak rumah sakit Holistik tersebut mengakui jika kondisi itu memang benar terjadi, pihaknya terpaksa melayangkan surat agar dimaklumi oleh pasien dan keluarga dengan kondisi yang saat ini sudah kehabisan stok oksigen.

"Kami terpaksa mengeluarkan surat tersebut dikarenakan sehari kemarin kami tidak mendapatkan suplai oksigen dari beberapa distributor yang biasa memasok ke rumah sakit kami, sehingga benar-benar oksigen di tempat kami kosong seharian," ujar Fanani.

Baca juga:  INNALILLAHI, Pasien Covid-19 di Sumedang yang Meninggal Dunia Terus Bertambah Hari Ini

Baca juga: Ibu dan Adiknya Meninggal karena Covid-19 Disusul Ayahnya, Kini Bocah SD Ini Hidup Sendiri

Menurut Fanani, sebelum melayangkan surat tersebut, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan pasokan oksigen, baik membeli secara eceran maupun meminta bantuan kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta dan provinsi Jawa barat.

"Lima tabung oksigen pinjam pakai di kirim oleh provinsi Jawa barat melalui dinas kesehatan kabupaten Purwakarta dan 25 tabung supplai dari wilayah subang. Namun karena pemakaian yang meningkat, stok yang terbatas itu kini pun sudah habis," ucapnya.

Sementara itu dapat diketahui kebutuhan oksigen di rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 ini mencapai 200 tabung perhari, sedangkan pasokan oksigen tidak stabil, sampai saat ini terdapat 50 pasien Covid-19 yang sedang di rawat di RS Holistik tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved