Ibu di Indramayu Menangis Saat Lihat Para Jemaah Pulang Lagi, Tak Bisa Shalat Idul Adha Berjamaah

"Melihat itu saya sedih, nangis tadi saya tuh. Ya Allah mau Salat Ied saja susah banget, padahal ini kan setahun sekali,"

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sri Wulan Indrajani (52), warga Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu selepas melaksanakan Salat Iduladha secara individu di Masjid Agung Indramayu, Selasa (20/7/2021). 

Menurut Staf Sekretariat Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Indramayu, Annas Nasrullah mengatakan, peniadaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Indramayu Nomor: 443/1515/Org tentang PPKM Darurat Dalam Rangka Pengendalian Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

"Sesuai dengan surat edaran bupati, Masjid Agung Indramayu tidak melaksanakan salat Iduladha dan hewan kurban," ujar dia.

Baca juga: Nunggu Sejak Jam 6 Pagi untuk Salat Iduladha di Masjid Agung Indramayu, Ayah dan Anak Pulang Lagi

Salat Idul Adha Sendiri

Ibu di Kabupaten Indramayu ini tetap datang ke Majid Agung Indramayu untuk melaksanakan Salat Iduladha secara individu, Selasa (20/7/2021).

Dengan mengenakan mukena, ibu yang diketahui juga merupakan seorang guru mata pelajaran Kimia di SMK Endang Darma Ayu itu tetap melaksanakan salat di tengah kondisi masjid yang kosong melompong.

Ibu guru tersebut diketahui bernama Sri Wulan Indrajani (52), warga Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Sri Wulan Indrajani mengatakan, lebih memilih Salat Iduladha di masjid ketimbang di rumah walau sendirian karena dirasa lebih khusyuk.

Sri Wulan Indrajani (52), warga Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu selepas melaksanakan Salat Iduladha secara individu di Masjid Agung Indramayu, Selasa (20/7/2021).
Sri Wulan Indrajani (52), warga Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu selepas melaksanakan Salat Iduladha secara individu di Masjid Agung Indramayu, Selasa (20/7/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"Saya pikir kalau di masjid itu suasananya lebih enak, lebih khusyuk, lebih nyaman gitu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Sri Wulan Indrajani mengatakan, alasannya sendirian melaksanakan Salat Iduladha di masjid karena sang suami sedang berada di luar kota untuk bekerja.

Selain itu, diceritakan Sri Wulan Indrajani, ia juga sudah biasa menepi dahulu di Masjid Agung Indramayu selepas melaksanakan Salat Subuh.

Di sana, Sri Wulan Indrajani memanfaatkan waktu untuk Salat Dhuha atau berzikir sembari menunggu waktu mengajar.

Kegiatan tersebut sudah rutin ia lakukan sejak kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah diberlakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena dampak pandemi Covid-19.

Termasuk di momen Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah ini, selepas Salat Subuh tadi ia kemudian menunaikan Salat Iduladha di masjid setempat dan dilanjut berzikir serta Salat Dhuha.

"Sekalian habis salat subuh tadi, sendirian aja karena kan kalau suami lagi di luar kota," ujar dia.

Baca juga: Nunggu Sejak Jam 6 Pagi untuk Salat Iduladha di Masjid Agung Indramayu, Ayah dan Anak Pulang Lagi

Ayah dan Anak Nunggu dari Jam 6

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved