Breaking News:

Keturunan Mak Erot Bantah dr Tompi yang Sebut Pengobatan Alat Vital Mak Erot Pakai Suntik Silikon

Menanggapi pernyataan dr Tompi, salah seorang pewaris Mak Erot, Aa Aby Abdullah mengatakan, hal itu merupakan hoaks atau tidak benar.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Pewaris Mak Erot Aa Aby Abdullah (kiri) saat berbincang dengan Tribunjabar.id 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Baru-baru ini musisi sekaligus dokter bedah plastik Teuku Adifitrian alias dr Tompi, kembali membuat heboh.

Di sebuah acara televisi ia mengatakan pengobatan alat vital Mak Erot memakai suntik silikon.

Menanggapi pernyataan dr Tompi, salah seorang pewaris Mak Erot, Aa Aby Abdullah mengatakan, hal itu merupakan hoaks atau tidak benar.

Ia menegaskan, pengobatan alat vital Mak Erot menggunakan cara tradisional dan metode alami.

Pewaris Mak Erot Aa Aby Abdullah (kiri) saat berbincang dengan Tribunjabar.id
Pewaris Mak Erot Aa Aby Abdullah (kiri) saat berbincang dengan Tribunjabar.id (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

"Terkait perihal Tompi yang beliau katakan kami di sini sebagai keluarga almarhum Hj Mak Erot tidak menggunakan suntik seperti yang beliau katakan, yang jelas kami di sini Insya Allah dengan secara pengobatan tradisional hasilnya seumur hidup, menggunakan suntik itu bohong, itu tidak benar," kata Aby, Sabtu (17/7/2021).

"Maka saya jelaskan, saya luruskan bagi pasien maupun yang belum atau sudah atau pun yang mau berminat, jadi yang menggunakan suntik itu tidak benar. Kami prosesnya sistem pijit urut di bagian alat vital dibantu dengan utama adalah doa suatu keyakinan juga," jelasnya.

Ia mengatakan, setiap pengobatan yang dilakukan di tempatnya diberikan garansi. Menurutnya pengobatan dilakukan cukup satu jam.

Baca juga: Klinik Pengobatan Alat Vital Mak Erot Alami Penurunan Pasien Sebanyak 50 Persen, Pasien Takut Corona

"Kalau untuk garansi kalau memang pasiennya untuk keharomisan rumah tangga kami siap sampai tuntas. Prosesnya alhamdulillah yang sudah-sudah juga paling lama itu kurang lebih 1 jam, tergantung dari hasil pemeriksaan, ada yang langsung dipake ada yang nunggu, tapi mayoritas banyak pasien yang ingin membuktikan, banyak pasien yang meminta habis pengobatan mau langsung membuktikan dan itu boleh dipersilahkan," terangnya.

Ia juga meminta Tompi untuk membuktikan pembicaraannya dengan langsung mendatangi tempat prakteknya di Kampung Cieurih, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved