Kapolsek Losarang Cegah Keluarga yang Nekat Makamkan Jenazah Covid-19 Tanpa Prokes dengan Sholawat
Masih disampaikan Kompol Mashudi, dirinya lalu melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW untuk meredam keinginan keluarga tersebut.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Satu keluarga di Kabupaten Indramayu nyaris mencoba memakamkan jenazah Covid-19 tanpa protokol kesehatan.
Beruntung, kejadian tersebut lebih dahulu diketahui polisi untuk dicegah, pihak keluarga pun lalu diberikan edukasi.
Kejadian itu terjadi di Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu pada Sabtu (17/7/2021) kemarin.
Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kompol Mashudi, jenazah Covid-19 itu merupakan seorang wanita berusia 43 tahun.
Ia dinyatakan meninggal dengan hasil swab positif Covid-19.
"Kami mengimbau kepada keluarga almarhum agar dalam proses pemulasaraan jenazah sesuai dengan protokol kesehatan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (18/7/2021).
Masih disampaikan Kompol Mashudi, dirinya lalu melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW untuk meredam keinginan keluarga tersebut.
Setelah diedukasi, pihak keluarga akhirnya mengerti dan memahami kondisi tersebut.
Baca juga: Kapolsek Losarang Hentikan Kakek Penjual Sereh yang Tak Pakai Masker, Barang Dagangannya Diborong
Bersama dengan keluarga dan warga setempat, Kapolsek Losarang lalu turut mengiringi pemakaman jenazah ke peristirahatan terakhir.
Sepanjang jalan, Kapolsek juga memandu agar warga bersholawat nabi hingga ke lokasi pemakaman.
Baik pemulasaraan dan saat mengiringi jenazah, semuanya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana yang dianjurkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.
Kepada keluarga dan orang yang sempat melakukan kontak erat dengan jenazah, Kompol Mashudi juga menyarankan agar mereka dilakukan tes swab.
"Kami juga meminta kepada keluarga dan kontak erat untuk memastikan kesehatan mereka," ujar dia.