Breaking News:

Sapi Jaup Nyaris 1 Ton di Indramayu Berontak Saat Diperiksa Kesehatannya, 2 Petugas Kewalahan

Sapi Jaup berbobot 900 kilogram lebih atau nyaris 1 ton ini sempat memberontak saat petugas memeriksa kesehatan hewan kurban itu

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Jalan Cimanuk Timur, Dayung Indramayu, Rabu (14/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sapi Jaup berbobot 900 kilogram lebih atau nyaris 1 ton ini sempat memberontak saat petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, Rabu (14/7/2021).

Dibutuhkan sampai 2 petugas untuk memeriksa hewan berbobot fantastis tersebut, mereka sampai harus mengatur posisi agar hewan besar tersebut tidak mengamuk.

Karena kewalahan, petugas mencoba meminta bantuan Munif (41), pemilik dari Sapi Jaup untuk membantu pemeriksaan hewan.

Saat dipegang Munif, seketika, sapi berjenis brahma persilangan tersebut langsung tenang. Petugas pun dengan mudah memeriksa kesehatan hewan tersebut sampai selesai.

Petugas juga terlihat menepuk-nepuk kepala Sapi Jaup agar bisa lebih tenang.

Baca juga: Kebo Bule di Kuningan Masuk Daftar Jual Hewan Kurban, Ternyata Harganya Selangit, Ini Kata Pemilik

Baca juga: Inilah Si Jaup, Sapi di Indramayu yang Berbobot 900 Kilogram, Sudah Terjual dengan Harga Rp 50 Juta

Dalam pemeriksaan tersebut, Sapi Jaup dinyatakan sehat dan diberi kalung sehat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu.

Sapi besar itu layak untuk dikurbankan pada Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah mendatang.

"Sejauh ini kita belum menemukan adanya hewan yang sakit, semuanya sehat," ujar Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu, Budi Rahadian Rahmat di lapak jualan milik Munif di Jalan Cimanuk Timur, Dayung Indramayu, Rabu (14/7/2021).

Diberitakan sebelumnya, sapi berbobot 900 kilogram lebih atau nyaris 1 ton milik Munif (41) ini langsung laku terjual untuk dikurbankan pada Hari Raya Iduladha 1442 hijriah mendatang.

Sapi berjenis brahma persilangan tersebut merupakan hewan peliharaan Munif yang ia rawat sejak setengah tahun yang lalu.

Oleh Munif, sapi berbobot fantastis itu ia beri nama Jaup.

Padahal, saat awal memelihara sapi tersebut, diceritakan Munif, kondisi tubuhnya masih sangat kurus, ia membelinya dari salah seorang peternak di wilayah Kabupaten Indramayu.

Karena perawatan yang baik, kini sapi Jaup tersebut jadi rebutan. Munif pun merelakan sapinya tersebut dengan harga Rp 50 juta saat awal membuka lapak hewan qurban sekitar 1 bulan yang lalu.

"Dibeli sama orang Jatibarang, dia pengusaha travel umrah," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved