Puluhan Warga Binaan Kuningan Kena Covid
Soal Puluhan Warga Binaan Lapas Kuningan Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kadinkes Jelaskan Begini
Para warga binaan ini, kata Susi, menjalani isolasi mandiri di blok tertentu di lingkungan dalam Lapas tersebut.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
"Ya untuk petugas Lapas saat berikan pelayanan, mereka gunakan APD untuk menghindari paparan Covid19 terjadi. Terus dalam kasus terkonfirmasi positif Covid19 bagi warga binaan ini semua orang tanpa gejala," ujarnya.
Menyinggung berapa banyak warga bina di Lapas Kuningan, Kalapas Gumilar mengatakan bahwa jumlah seluruh warga binaan itu ada sebanyak 397 warga binaan. "Dalam satu blok itu ada 40 kamar dan satu kamar itu ada keterisian sebanyak 3 atau 5 orang. Dan untuk sekarang jumlah warga binaan ada 497 orang," katanya.
Sebanyak 65 warga binaan terkonfirmasi positif Covid19. Langsung mendapat penanganan serius dari Lapas Kelas IIA Kuningan, sebagai tindakan dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid19 di lingkungan Lapas tersebut.
"Langkah kami lakukan yaitu sesuai dengan prosedur protokol kesehatan, dimana untuk warga binaa yang terkonfirmasi positif Covid19, itu ditempatkan berbeda dengan warga binaan lainnya," kata Kepala Lapas Kuningan Gumilar Budirahayu kepada Tribuncirebon.com, Kamis (1/7/2021).
Selain membuat blok husus sebagai tempat karantina bagi warga binaan terkonfirmasi positif Covid19, pembatasan jam pun dilakukan dalam menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan.
"Jadi selain kami buatkan tempat untuk warga binaan terkonfirmasi positif Covid19 dalam melakukan isolasi mandiri. Kepada warga binaan lainnya, kami atur jam dalam kegiatan dan setiap harinya kami berikan mereka vitamin saat pagi dan sore," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, muncul sebanyak 65 warga binaan terkonfirmasi positif Covid19. Kepala Lapas Kuningan Gumilar Budirahayu kepada awak media menceritakan, awalnya ada seorang warga binaan yang melapor ke petugas karena mengalami sakit demam. Setelah dilakukan tes antigen terhadap tujuh orang, lima orang diantaranya positif antigen.
"Pada 18 Juni 2021 ada warga binaan yang melapor demam, kemudian melakukan swab antigen. Dari tujuh yang diperiksa 5 positif. Kemudian saya kordinasi dengan Satgas COVID-19 Kuningan, baru pada hari Senin 21 Juni dilakukan tracing," ungkap Gumilar Budirahayu kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).
Dalam berikutnya, kata dia mengaku bekerja sama dengan Satgas Covid19 Kuningan untuk melakukan tracing melalui swab PCR terhadap 65 warga binaan.
"Pelaksanaan tes PCR itu dilangsungkan pada hari Rabu 23 Juni di swab PCR dan hari ini keluar hasilnya, semuanya positif. Ini berarti masuk hitungan sepekan saat dilakukan tes PCR," ungkapanya.
Saat ini kondisi 65 warga binaan yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu dalam keadaan tanpa gejala. Semuanya juga menjalani isolasi di satu blok ruang tahanan khusus agar tidak bercampur dengan warga binaan lain.
Selain 65 warga binaan, masih kata Gumilar, ada 15 pegawai Lapas Kelas II A Kuningan yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.
"Sebanyak 15 pegawai itu diketahui positif usai menjalani swab antigen," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, puluhan warga binaan di Lapas Kelas II A Kuningan terkonfirmasi positif COVID-19. Informasi demikian langsung mendapat tanggapan dari Kepala Lapas Kelas II A Kuningan Gumilar Budirahayu saat ditemui di lingkungan Lapas Kelas II Kuningan di Jalan Siliwangi - Kuningan, Kamis (1/7/2021) sore tadi.
Kalapas Gumilar menyebut jumlah warga binaan yang terkonfirmasi positif Covid19 itu ada sebanyak 65 warga binaan. "Ya hasil daripada tes PCR pada Rabu (23/6/2021) kemarin. Hari ini, hasil keluar dan diketahui ada 65 warga binaan terpapar Covid19," ungkap Gumilar kepada Tribuncirebon.com.