Breaking News:

Virus Corona di Majalengka

Kok Bisa Belasan Murid SD di Majalengka Kena Covid-19? Ada Guru yang Terpapar Corona Klaster Hajatan

Pulang dari kondangan, ada salah satu warga desa tersebut yang mengeluhkan gejala menyerupai Covid-19.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Adanya belasan murid SDN Girimukti 1 di Desa Girimukti, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka yang terpapar virus Corona dari hasil swab antigen disebabkan oleh klaster hajatan.

//

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Kasokandel, Dadang Rukmana menjelaskan kejadian itu bermula dari adanya sejumlah warga Desa Leuwikidang yang melakukan perjalanan ke Cianjur untuk kondangan.

Pulang dari kondangan, ada salah satu warga desa tersebut yang mengeluhkan gejala menyerupai Covid-19.

"Dari situ pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan dan ternyata reaktif. Seluruh warga yang ikut kondangan atau kontak erat menjadi sasaran tracing," ujar Dadang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/6/2021).

Masih dijelaskan dia, ternyata dari tracing warga Desa Leuwikidang itu salah satunya guru yang mengajar di SDN Girimukti 1.

Setelah dilakukan tes swab antigen dan hasilnya keluar, guru tersebut dinyatakan positif.

"Dari situlah, tracing lebih luas dilakukan kembali dengan sasaran para murid yang sempat kontak erat dengan guru tersebut," ucapnya.

Dadang mengatakan, ia harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan puskesmas setempat untuk memastikan berapa jumlah murid yang telah melakukan tes swab antigen.

Termasuk, hasil dari tes tersebut.

"Yang jelas kronologis nya seperti itu, nanti kami sampaikan lebih detail terkait datanya," jelas dia.

Ia mengimbau, untuk para orang tua murid untuk terus memantau perkembangan kesehatan anaknya.

Laporkan jika memang anaknya mengeluhkan gejala flu, batuk atau semacamnya yang mengindikasikan Covid-19.

"Semoga tidak berkepanjangan ya. Di Kasokandel soalnya nakes-nya juga sudah banyak yang tumbang jadi kami harap jangan lebih banyak lagi," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved