Puluhan Ton Ikan Mati di Kuningan
Puluhan Ton Ikan Mati di Desa Jagara Tapi Pemkab Kuningan Disebut Tak Pernah Perhatikan Nasib Petani
Dari kejadian dalam waktu tertentu, pemerintah tidak pernah memperhatikan nasib petani KJA di sini," ungkapnya.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Hal itu terjadi diduga akibat perubahan cuaca yang terjadi selama tiga hari ke belakang.
"Ikan di KJA pada mati, ini sejak tiga hari lalu hingga sekarang," kata Taufik Ketua RT 09 RW 03 Dusun Puhun Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan saat ditemui di lokasi Waduk Darma tadi, Kamis (17/6/2021).
Taufik mengatakan, perubahan cuaca demikian sangat sulit dihindari bagi pembudidaya ikan di KJA.
"Ya kalau cuaca begini mau gimana lagi. Ada cara untuk mencegah dengan membuat sirkulasi air itu juga tidak mungkin berhasil, tapi akan memperlambat kematian pada ikan saja," ungkapnya.
Taufik yang memiliki KJA 6 lapak ini mengalami kerugian sekitar Rp 17 juta.
Ikan mati itu dari jenis ikan nila dan ikan mas.
"Bicara kerugian saya alami itu kisaran di 27 juta an, ikan saya budidaya ini dari jenis ikan nila dan ikan mas," katanya. (*)
Baca juga: Banyak Ikan Mati Karena Upwelling, Petani Keramba Jaring Apung di Kuningan Rugi Ratusan Juta Rupiah