Breaking News:

Puluhan PKL di Majalengka Terancam Bangkrut, Ternyata Penyebabnya Karena Ini

Dadang mengungkapkan, pihaknya sudah mengadukan persoalan PKL ini kepada pemerintah daerah dan juga pada DPRD.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Majalengka terancam bangkrut. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Majalengka terancam bangkrut.

Masih diberlakukannya larangan berjualan di sekitar Alun-alun Majalengka membuat pendapatan PKL tak maksimal. Mereka juga terpaksa berpindah-pindah tempat untuk bisa menggelar dagangannya.

Belum adanya solusi seperti yang dijanjikan oleh Pemkab Majalengka setelah PKL dilarang beraktivitas di alun-alun membuat nasib mereka makin tidak pasti.

Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (Aspek5), Dadang mengungkapkan, pihaknya sudah mengadukan persoalan PKL ini kepada pemerintah daerah dan juga pada DPRD.

Bahkan, perwakilan PKL sudah dua kali bertemu dengan perwakilan dari Pemkab Majalengka.

Baca juga: Bupati Majalengka Klaim Jumlah Pengangguran di Daerahnya Terus Menurun, Ini Penyebabnya

Baca juga: INi 7 Tempat Wisata di Kabupaten Majalengka yang Cocok Berpiknik dan Melepas Lelahdi Akhir Pekan

Dari dialog yang telah dilakukan, pemerintah menjanjikan akan mencari solusi.

”Namun sampai hari ini, solusi itu belum ada,sementara kami tetap dilarang berdagang di alun-alun dan sekitarnya,” ujar Dadang, Sabtu (12/6/2021).

Dengan tidak adanya kepastian ini, katanya, PKL menjadi resah.

Mereka tidak dapat beraktivitas dengan tenang dan sewaktu-waktu harus berhadapan dengan Satpol PP.

”Sudah beberapa kali kami bersitegang dengan petugas, karena dianggap melanggar peraturan oleh petugas Satpol PP, untungnya sejauh ini tidak sampai terjadi bentrok fisik,” ucapnya.

Dadang berharap, pemerintah tidak kaku dalam membuat kebijakan.

Apalagi, ini menyangkut kehidupan warga Majalengka yang menggantungkan pendapatannya dari berjualan

"Permasalahanya, hanya ada larangan berdagang tetapi belum ada solusi, sementara ini menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup,” jelas dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved