Breaking News:

Dua Siswa SMP dan SMA di Tasikmalaya Tewas Tersambar Petir Saat Latihan Sepak Bola

Dua siswa yang tengah mengikuti latihan sepak bola di lapang sepak bola Gunung Kialir, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, tewas tersambar petir

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Polisi menunjukkan lokasi kedua korban tersambar petir di lapang sepak bola Gunung Kialir, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jumat (11/6) malam. 

"Kedua korban sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing dan menerimanya sebagai musibah," kata Suyitno.

Tips Menghindari Petir

Guna menghindari kasus serupa, adakah cara menghindari atau mencegah sambaran petir?  Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Miming Saepudin, menjelaskan fenomena petir di Indonesia terbentuk dari awan cumulonimbus (Cb).

“Tipe awan Cb merupakan tipe awan hujan yang secara visual memiliki struktur yang menjulang tinggi di mana pada fase awal pertumbuhan berwarna putih dan pada fase matang akan berwarna abu kehitaman,” ujar Miming saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/12/2020).

Tidak hanya petir, menurutnya awan comulonimbus juga dapat menimbulkan fenomena cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan puting beliung.

Awan comulonimbus terbentuk apabila kondisi atmosfer, tidak stabil dengan kondisi lingkungan udara yang lembab atau basah yang ditunjukkan dengan tingkat kelembapan udara yang tinggi.

“Kelembapan udara yang tinggi mengindikasikan konsentrasi uap air di atmosfer cukup tinggi dan sangat potensial terjadi pembentukan awan hujan,” ujarnya.

Miming mengingatkan ada beberapa peralatan di rumah yang bisa menjadi jalur potensial bagi dilaluinya arus listrik dari petir.

Di antaranya adalah saluran telepon, televisi, kabel, atau internet; talang besi; bingkai jendela dari logam; atau bahan lain yang memiliki konduktif listrik.

Adapun, alat di rumah yang dapat memicu sambaran petir adalah tiang yang terbuat dari logam yang relatif lebih tinggi dari bangunan sekitarnya. Semisal tiang antena TV, tiang kabel telepon atau listrik, dan sejenisnya yang posisinya lebih tinggi dari sekitarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved