Breaking News:

Honor Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Indramayu Belum Dibayar 6 Bulan, Satgas Jelaskan Kendala

Dalam hal ini, disampaikan Deden Bonni Koswara, kendala belum dibayarnya honor tersebut karena adanya sistem informasi pemerintah daerah yang baru.

Istimewa
Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Kabupaten Indramayu saat menjalani tugas memakamkan jenazah. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Belum dibayarnya honor tim pemulasaraan jenazah Covid-19 turut diakui Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.

Terhitung sudah 6 bulan lamanya, sejak Desember 2020 sampai dengan sekarang honor tersebut tidak mereka terima dari pekerjaan penuh risiko tersebut

"Iya benar belum dibayar," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Kamis (10/6/2021).

Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Kabupaten Indramayu saat menjalani tugas memakamkan jenazah
Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Kabupaten Indramayu saat menjalani tugas memakamkan jenazah (Istimewa)

Deden Bonni Koswara menjelaskan, honor tim pemulasaraan memang masuk dalam tanggung jawab Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.

Pembayaran honor ini dikoordinir dan dibayarkan oleh BPBD Kabupaten Indramayu.

Dalam hal ini, disampaikan Deden Bonni Koswara, kendala belum dibayarnya honor tersebut karena adanya sistem informasi pemerintah daerah yang baru.

Selain itu, karena adanya penyelarasan di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Baca juga: Pengakuan Relawan Pemulasaraan Covid-19 di Indramayu, Terpaksa Hutang dan Bantu Masak di Hajatan

Ia menjelaskan, pada tahun 2020, pembayaran honor relawan tim pemulasaraan jenazah Covid-19 masih tercover oleh anggaran bantuan tidak terduga (BTT).

"Kalau sekarang kan tidak karena dimasukin ke refocusing, jadi masuk ke anggaran biasa," ujar dia.

Masih dijelaskan Deden Bonni Koswara, karena hal tersebut, otomatis penganggaran honor harus menunggu sampai semua Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) keluar dan ditandatangani.

Meski demikian, persoalan tersebut, disampaikan Deden Bonni Koswara sudah masuk dalam pembahasan Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.

"Kita juga meminta kepada BPBD untuk berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah tersebut," ujar dia.

Baca juga: 6 Bulan Honor Relawan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Indramayu Belum Dibayar: Demi Kemanusiaan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved