Breaking News:

Dadang Buaya dan Belasan Preman Serang Koramil Pameungpeuk Sambil Mengacungkan Golok Samurai

Dadang alias Dadang Buaya (45) dengan 15 orang temannya nekat melakukan penyerangan  ke markas Koramil Pameungpeuk

Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Dadang Buaya, preman Pameungpeuk yang menyerang Markas Koramil dan Polsek Pameungpeuk, bersama belasan preman lainnya, ditangkap aparat kepolisian dan TNI. 

TIBUNCIREBON.COM -  Dadang alias Dadang Buaya (45) dengan 15 orang temannya nekat melakukan penyerangan  ke markas Koramil Pameungpeuk Kodim 0611 Garut sambil membawa senjata tajam.  
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/5/2021).

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono membenarkan peristiwa tersebut, menurutnya 
saat ini DA dan satu orang temannya sudah diamankan polisi.

Benny menjelaskan peristiwa tersebut berawal dari adu mulut antara Dadang Buaya dengan Jaka  (54) 
seorang nelayan yang baru pulang melaut, adu mulut tersebut terjadi saat keduanya berpapasan di jalan.

"Dia (DA) salah jalur karena orangnya mabuk, ribut dengan pengendara lain (nelayan)  kemudian lari kedalam koramil dikejar sama dia," ucapnya.

DA atau yang dikenal dengan Dadang Buaya terlibat perkelahian dengan JK seorang  nelayan.

Baca juga: Mang Dadang Buaya dan Geng Bernyali Serang Markas TNI, Diamankan Polisi, Malah Polisi Mau Dibacok

Saat itu DA mengendarai sepeda motor dan hampir menabrak JK, JK yang kaget langsung  menegur DA. Tidak terima ditegur DA pun langsung turun dari motornya dan  menodongkan pisau ke leher JK lalu menamparnya.

Karena terus berselisih, JK akhirnya menghubungi adiknya yang seorang aparat untuk  membantu menengahi permasalahannya. Tidak terima ditengahi, DA pun terlibat cekcok  dengan adiknya JK dan terlibat perkelahian.

Masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut akhirnya melaporkan kejadian itu  kepada Babinmas Desa Mancagahar, namun bukannya terurai DA malah menyerang Babinmas  dan membantingkannya.

DA lalu merampas golok milik petani yang tidak jauh dari lokasi lalu mencoba membacok namun berhasil digagalkan.

Aksi brutal DA berhasil dibubarkan oleh anggota Polsek Pameungpeuk. DA yang tidak  puas dengan kejadian tersebut lalu kembali bersama 15 orang temannya kemudian  mendatangi Koramil Pameungpeuk dengan niat mencari adiknya JK.

DA yang dalam keadaan pengaruh minuman alkohol mencoba menerobos masuk ke dalam  Koramil sambil membawa senjata tajam. 

Anggota Koramil berhasil menghalau DA kemudian mengamankan sejumlah senjata tajam yakni katana, igrek dan golok.

DA pun berhasil diusir oleh anggota Koramil Pameungpeuk, sempat terjadi adu mulut  antara DA dan sejumlah anggota.

Tidak puas dengan yang terjadi di Markas Koramil Pameungpeuk DA pun lalu bergegas  mendatangi Polsek Pameungpeuk mencari anggota kepolisian yang sebelumnya terlibat  cekcok dengan DA. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved