Breaking News:

Truk Molen Timpa Rumah di Kuningan

Truk Molen Angkut Cor Beton Terguling Timpa Rumah di Kuningan, Sainin Rasakan Ada Getaran Hebat

Saat truk molen yang mengangkut matrial adukan cor beton terguling dan timpa rumah warga di Desa Linggajati, Kuningan, warga rasakan ada getaran.

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Sebuah truk molen yang mengangkut matrial adukan cor beton terguling di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (27/6/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Saat truk molen yang mengangkut matrial adukan cor beton terguling dan timpa rumah warga di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kuningan Jawa Barat, sejumlah warga merasakan adanya getaran.

Sainin salah seorang warga yang juga sebagai perangkat desa setempat, mengatakan tergulingnya truk molen dan menimpa rumah itu membuat adanya getaran hebat hingga beberapa menit saat kejadian.

"Iya saya rasakan getaran tadi pas rumah saudara saya kena ambruk tadi. Getaran dirasakan tadi, saat saya sedang melaksanakan solat dan setelah solat, saya langsung ke sumber getaran," ungkap Sainin saat menyampaikan kepada Tribuncirebon.com, Kamis (27/5/2021).

Sebuah truk molen yang mengangkut matrial adukan cor beton terguling di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (27/6/2021).
Sebuah truk molen yang mengangkut matrial adukan cor beton terguling di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (27/6/2021). (Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Baca juga: Seorang Pemotor Tabrak Mobil Trail Blazer di Pangandaran, Diduga Sedang Balapan

Baca juga: BREAKING NEWS : Mobil Truk Molen Angkut Material Cor Beton Terguling Timpa Rumah Warga di Kuningan

Baca juga: BEGINI AKIBAT Truk Molen Pengangkut Matrial Adukan Cor Beton Terguling dan Timpa Rumah di Kunigan 

Melihat kejadian demikian, kata Sainin mengaku bahwa peristiwa ini merupakan pengalaman pertama muncul di lingkungan warga setempat.

Sebab sebelumnya, jalan ini bukan merupakan akses untuk kendaraan berat yang biasa menjadi lalu lintas pada umumnya.

"Seumur menjadi warga hingga sekarang dipercaya sebagai perangkat desa, kejadian ini pengalaman pertama dalam hidup saya. Kemudian sebelumnya juga, jalur ini merupakan akses terbuka buat kendaraan ringan atau tidak memiliki bobot besar seperti mobil tersungkur itu," ungkapnya.

Saini juga menyebut bahwa jalan ambles ini belum lama mendapat perbaikan dan pembangunan hingga permanen seperti sekarang.

"Iya untuk usia jalan, ini jalan baru di bangun dari bantuan provinsi dan bukan jalan untuk kendaraan berat dengan muatan tonase begitu," ujarnya.

Dari kejadian ini, kata Sainin menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk memediasi antara pemilik rumah dan perusahaan kendaraan berat tersebut. "Langkahnya sepeti apa, kami akan sambungkan antara kedua belah pihak. Jangan sampai satu sama lain dirugikan dari kejadian ini," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved