Sebelum Menusuk Istrinya, Suami Bidan Imas Sempat Ancam akan Membunuh Ibu Mertuanya dan Berbuat Ulah
Sementara itu, sang Ibu, Siti Masitoh, mengatakan bahwa sebelumnya ia pernah mendapat ancaman pembunuhan dari pelaku.
Tak lama ambulans desa kembali membawa Imas untuk disalatkan di Masjid Al Hikmah sekitar 50 meter dari rumah duka.
Selesai disalatkan, jenazah langsung dibawa ke tempat pemakaman umum dengan diiringi oleh ratusan warga dan rekan seprofesi yang mengantar.
Gema salawat terdengar dari area pemakaman saat tanah mulai mengubur jasad Imas.
Orangtua Imas, Karim Mulyana (75), bersyukur karena kebaikan anaknya maka banyak yang mengantar Imas ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Baca juga: BEGINI Duduk Perkara Dua Anak Gugat Ibu Kandung di Bandung, Kata Pihak Penggugat
Baca juga: IZIN Liga 1 2021 Dikabarkan Turun Pekan Ini, Begini Reaksi Pelatih Persib Robert Alberts
"Alhamdulilah warga datang dari mana-mana, mungkin ini karena kebaikan almarhumah anak saya," ujar Karim.
Karim mengaku terpukul atas kepergian anaknya karena tak ada lagi yang menemaninya untuk membantu mengobati warga yang mengeluh masalah kesehatan.
"Ia selalu menemani saya untuk membantu warga yang datang dan mengeluh masalah kesehatan," ujar Karim.
Karim mengatakan, anaknya terkadang menggratiskan biaya kesehatan warga kurang mampu. Hal tersebut yang membuat banyak warga merasa kehilangan.
"Anak saya selalu ikhlas menolong warga kurang mampu bahkan menggratiskannya," kata Karim.(fam)