Jumat, 10 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemudik Manfaatkan Antigen Acak Gratis Demi Sertifikat Bebas Covid-19: Daripada Bayar Rp 200 Ribu

Dari kawan-kawannya, ia mendengar adanya pos random rapid antigen bagi para pemudik yang akan melaksanakan arus balik.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Cikwan Suwandi
Miftahudin (38) pemudik dari Cirebon akan kembali ke Cikarang manfaatkan Rapid Test Antigen acak gratis untuk perusahaan, Senin (17/5/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON,COM, KARAWANG - Miftahudin (38) pemudik dari Cirebon akan kembali ke Cikarang.

Lusa harinya ia akan kembali bekerja dan harus membawa surat bebas Covid-19.

Dari kawan-kawannya, ia mendengar adanya pos random rapid test antigen bagi para pemudik yang akan melaksanakan arus balik.

Sekitar Pukul 21.00 WIB, bersama ratusan pemudik roda dua lainnya, Miftahudin tiba dan masuk dalam penyekatan random rapid test antigen di Posko Rest Area Pengendalian Transfortasi Balonggandu, Jatisari, Karawang.

Baca juga: 53 Pemudik dan Wisatawan di Jawa Barat Positif Covid-19 Hasil Rapid Test Antigen

Baca juga: Anak Buah Lekagak Telenggen Bocorkan Siasat KKB Papua Usai Menyerahkan Diri ke Satgas Nemangkawi

"Saya mendengar dari teman-teman adanya rapid gratis. Tentu saya langsung mau untuk ikut," kata Miftahudin kepada Tribun Jabar, (17/5/2021).

Besok siang, Miftahudin berencana akan melakukan tes rapid di klinik.

Namun karena mengetahui adanya kegiatan rapid test antigen gratis dari pemerintah menjadi berkah untuknya.

"Syukur Alhamdulillah gratis. Awalnya saya mau di klinik. Tetapi di klinik itu bisa mencapai Rp 200 ribu sekali rapid. Mending ada yang gratisan," katanya.

Koordinator Satuan Pelaksana Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Balonggando Abdul Syukur mengatakan, pemudik kini lebih antusias mengikuti tes swab antigen di pos Balonggandu.

Baca juga: Asik Mangkal Driver Ojol Ini Kaget Mobil Pemadam Masuk Kampungnya, Ternyata Rumahnya Hangus Terbakar

Baca juga: Istri Kerja di Kalimantan Suami Selingkuh dengan Janda Digerebek Warga hingga Rusak Kantor Desa

Sebelumnya, kata dia, petugas telah meminta pemudik yang telah mengikuti rapid test antigen untuk menginformasikan kepada rekan-rekannya yang masih belum kembali ke tempat bekerja.

"Karena hasil evaluasi semalam. Kita meminta para pemudik untuk menyampaikan kepada rekan-rekannya tidak ada yang di putar balik. Bahkan pemerintah menyediakan rapid test antigen gratis," katanya.

Ia pun meminta pemudik tak ragu mengikuti tes tersebut.

Sebab, hal ini demi kebaikan dan untuk membantu para pemudik sendiri.

"Justru demi kebaikan," kata dia.

Syukur mengatakan, dari dari 15-17 Mei pukul 18.00 WIB total pemudik yang menhiluti rapid test antigen sebanyak 3.204 orang.

Hasilnya 3.193 non reaktif dan sebanyak 11 orang reaktif.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved